“Kami mohon bantuannya dari Bapak Bupati dan Pak Kadis karena kami cuma adanya bibit Padi Jeerang, yaitu padi 38, padi rombalap, belum adanya irigasi sehingga kami hanya bisa tanam padi sekali dalam setahun, kemudian mohon Alsintan untuk pengolahan dan perbaikan jalan menuju sawah,” harapnya.
Menanggapi keluhan kelompok tani, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, mengatakan, bahwa sawah yang ada di Aceh Tengah saat ini banyak sudah beralih fungsi dari sawah menjadi bangunan.
“Saat ini lahan sawah banyak beralih menjadi bangunan dan tempat lain. Bila penyuluh dari kita belum mampu, nanti kita akan rekrut penyuluh yang mempunyai skill dan kemampuan dalam Bertani, diharapkan agar hasil pertanian nanti memuaskan, sedangkan untuk perbaikan jalan ke sawah, sementara belum bisa di bantu karena sudah di ajukan perbaikan jalan ke kampung-kampung,” ujarnya.
Sedangkan Kadis Pertanian Aceh Tengah Ir. Nasrun Liwangsa mengatakan, Kabupaten Aceh Tengah saat ini ada lahan sekitar ± 890 lahan pertanian.
“Masalah pupuk, bibit dan Alsintan nanti kita bicarakan kembali dan akan kita dukung ke depannya. diharapkan para PPL dapat mendata kembali dan menyampaikan kepada masyarakat agar data tersebut di berikan kepada dinas pertanian, bila ada bantuan agar bisa cepat tersalurkan pada para petani dan kelompok tani,” pungkasnya. [].














