Sehingga, suatu hari Nurlis sempat bertanya kepada Mualem bahwa mengapa harus mendukung Prabowo. “Mualem menjawab bukankah sudah berdamai, kalau berdamai maka berdamailah dengan Ikhlas dan tulus. Mualem tidak pandai berbura-pura,” kata Nurlis.
Menurut Nurlis, Mualem lebih cepat memahami Prabowo sebab sama-sama prajurit. “Karena itu menurut Mualem, jika A yang disampaikan maka A yang dijalankan, tidak akan berubah menjadi B apalagi sampai menjadi Z,” kata Nurlis.
Selain itu, Nurlis menjelaskan, posisi Mualem-Dek Fad sangat kuat di mata publik. “Dalam beberapa kali survei yang kita lakukan, terlihat jelas elektabilitas Mualem jauh berada di atas pesaingnya,” kata Nurlis yang adalah Ketua Divisi Riset dan Survei Badan Pemenangan Mualem-Dek Fad.
Nurlis menjelaskan saat ini juga sedang menggarap survey lanjutan. “Kita menggunakan Lembaga survei yang kredibel, bukan lembaga survei abal-abal yang lahir di musim Pilkada,” kata Nurlis.
“Intinya kita lakukan survei bukan untuk menyenangkan diri sendiri, namun untuk pedoman kerja pemenangan Mualem-Dek Fad agar terukur dan terarah,”(R)





