Mahfudz menambahkan, saat ini pekerjaan yang paling penting adalah memenangkan Mualem-Dek Fad untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.
“Badan Pemenangan Mualem – Dek Fad sudah bekerja dengan baik, dan melakukan berbagai penetrasi untuk kepentingan pemenangan Mualem – Dek Fad,” katanya.
“Dukungan dari Ketum Gerindra, Bapak Prabowo, yang adalah presiden terpilih, menjadi daya dorong yang luar biasa untuk kemenangan Mualem-Dek Fad,”. Dukungan Prabowo kepada Mualem memang memiliki riwayat yang panjang.
Mualem selalu mendukung Prabowo dalam tiga kali mencalonkan diri sebagai Presiden RI. Bahkan, dalam setiap kampanye pemilihan presiden di Aceh, Mualem tampil sebagai juru kampanye utama di Aceh.
Di hubungi terpisah, Wakil Ketua DPP Partai Aceh, Dr. Nurlis Effendi, menjelaskan bahwa hubungan akrab antara Prabowo dan Mualem menjadi relasi yang unik.
“Semula mereka berhadap-hadapan saling perang selama konflik di Aceh, kemudian menjadi dua sahabat yang tak terpisahkan,” kata Nurlis. Bahkan,Nurlis, ketika awal mula Mualem menyatakan dukungannya kepada Prabowo langsung menuai kontroversi.
“Mualem dihujat dan dicaci maki, kondisi ini dimanfaatkan pesaingnya untuk mempertajamnya dengan berbagai fitnah untuk Mualem,” kata Nurlis.




