Ke depan, tantangan tidak akan lebih ringan. Justru akan semakin berat di tengah kontestasi politik, kepentingan ekonomi besar, dan derasnya arus informasi dan teknologi. Jika negara sungguh ingin menjaga demokrasi, maka perlindungan terhadap pers, penghormatan terhadap kerja jurnalistik, dan penghentian kriminalisasi bukan lagi pilihan melainkan kewajiban. Kebebasan pers bukan hadiah negara kepada pers. Ia adalah hak publik untuk mengetahui. Dan selama hak itu terus diperjuangkan, pers Indonesia masih punya harapan.
Penulis : Bernadus Wilson Lumi, Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonsia, Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat
Jakarta, 30 Desember 2025
Bandara Internasional Sukarno-Hatta




