Birokrasi di Tengah Bencana

Kamis, 12 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syawaluddin; Penulis dan Redaktur Pelaksana mediaaceh.co.id.

Syawaluddin; Penulis dan Redaktur Pelaksana mediaaceh.co.id.

Artinya, sebelum bantuan bisa disalurkan, pemerintah daerah harus memastikan bahwa dana tersebut tercatat dalam struktur anggaran yang sah.

Proses ini bisa melibatkan; penyesuaian kode rekening anggaran, perubahan program kegiatan pemerintah daerah bahkan revisi APBD.

Dalam situasi darurat, prosedur ini sering kali terasa terlalu panjang.

Birokrasi yang Berlapis

BACA JUGA...  Sekat Penyebaran Covid19, Gerbang Perbatasan Aceh – Sumut Tutup Total

FENOMENA ini sebenarnya bukan hal baru dalam penanganan bencana di Indonesia.

Sejak lama, para pengamat kebijakan publik menyebutnya sebagai fragmentasi kebijakan [situasi ketika beberapa lembaga pemerintah mengeluarkan aturan dengan tujuan sama tetapi mekanisme berbeda].

Kemendagri berfokus pada disiplin keuangan negara. BNPB berfokus pada percepatan bantuan kemanusiaan.

Kedua pendekatan ini sama-sama penting. Tanpa pengawasan keuangan yang ketat, dana bencana rawan disalahgunakan. Tetapi tanpa mekanisme bantuan yang cepat, korban bencana akan terlalu lama menunggu pemulihan.

BACA JUGA...  Satlantas Polres Aceh Selatan Atur Lalu Lintas di Lokasi Banjir

Masalah muncul ketika tidak ada sinkronisasi yang cukup kuat di tingkat implementasi.

Di daerah seperti Aceh Tamiang, hal ini terasa nyata. Banyak warga merasa bantuan yang dijanjikan pemerintah terlalu lama sampai ke tangan mereka.

Sebagian bahkan mulai mempertanyakan apakah bantuan tersebut benar-benar akan datang.

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

KESEHATAN

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:47 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Senin, 31 Agu 2026 - 20:59 WIB

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB

Saat anggota TNI memadamkan api hutan terbakar.

MILITER

TNI Padamkan Api 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:44 WIB