DINYATAKAN RUSAK BERAT, ARMIA PAHMI AJUKAN SANGGAHAN KEBERATAN

Jumat, 6 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH. Bupati Aceh Tamiang].

“Saya menolak status rusak berat itu. Rumah orang tua saya tidak sepantasnya masuk kategori tersebut. Dahulukan rumah masyarakat. Mereka yang lebih berhak diprioritaskan.”

  • Ketika Kepentingan Publik Didahulukan di Atas Kepentingan Pribadi

DI TENGAH ribuan rumah warga yang masih menunggu kepastian nasib pasca bencana ekologis dan geometeorologi di Aceh Tamiang, sebuah nama justru muncul dalam daftar verifikasi kerusakan; rumah orang tua Bupati Aceh Tamiang sendiri.

Dinyatakan sebagai rusak berat (RB) oleh tim verifikator lapangan, status itu seharusnya membuka jalan prioritas bantuan. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

BACA JUGA...  Gerakkan Pembersihan Dayah Terdampak Banjir, Ayah Wa: Pendidikan Santri Jadi Prioritas

Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH memilih menolak, mengajukan sanggahan, dan meminta rumah keluarganya tidak diprioritaskan.

Sebuah sikap yang jarang terlihat dalam praktik tata kelola bantuan kebencanaan; ketika kekuasaan tidak digunakan untuk mempercepat hak, tetapi justru menahan diri demi keadilan sosial.

PENOLAKAN YANG TIDAK BIASA

ARMIA PAHMI secara tegas menyatakan keberatan terhadap hasil evaluasi tim enumerator yang menetapkan rumah orang tuanya sebagai kategori rusak berat.

BACA JUGA...  Bupati Turun Langsung, Penanganan Pascabanjir Dipacu

“Dengan tegas saya nyatakan, saya menolak penilaian itu,” ujar Armia.

Menurutnya, kondisi faktual rumah tersebut belum memenuhi kriteria rusak berat sebagaimana standar penilaian kerusakan bangunan pascabencana.

“Saya mengajukan sanggahan meskipun rumah orang tua saya sudah dua kali terendam banjir bandang; tahun 2006 dan tahun 2025. Tapi itu tidak berarti otomatis masuk kategori rusak berat,” tegasnya.

Lebih dari itu, Armia bahkan meminta agar rumah keluarganya diabaikan terlebih dahulu dalam proses bantuan.

BACA JUGA...  KIP Keluarkan DCT Anggota DPRK Aceh Tamiang

“Yang harus diutamakan adalah rumah masyarakat. Bukan rumah saya,” katanya.

VERIFIKASI LAPANGAN DAN ADMINISTRASI SANGGAHAN

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat terima pompa air foto bersama dengan Mendagri Tito Karnavian, Selasa (3/11).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:54 WIB