Banjir Sistemik, Kacaukan Ekonomi Masyarakat 

Kamis, 7 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kondisi ini tentu saja tidak dapat dibiarkan begitu saja dan bila hanya penanganan secara parsial tentu tidak akan selesai namun tangga saja, tapi berdampak buruk bagi pendapatan warga yang umumnya petani. Tanaman sawit yang terendam maka bunganya busuk dan menjadi tidak produktif.

Demikian juga tanaman lainnya akan mati warga harus menunggu empat bulan ke depan untuk panen Kembali. Selanjutnya dalam masa menunggu tersebut kebanyakan warga banting stir. jadi tukang bangunan, dan kerja-kerja pada sektor non formal  lainnya.

BACA JUGA...  Putusan MK dan Masa Depan Perlindungan Pers

Pada era tahun  80-an hingga 90- an,  kami sangat jarang atau sama sekali tidak mendengar dan melihat adanya bencana banjir di wilayah Trumon.

Bisa dipastikan, waktu itu tutupan lahan masih tinggi dan sangat luas sehingga menjadi “gabus” pada areal yang bisa menampung berapapun jumlah kubikasi air yang datang. Pada musim kemarau, gabus alam itu masih menyediakan air. Begitulah siklus alam yang saling mendukung. Kini, fungsi itu, tidak ada lagi. Kini, cerita alam bersahabat dengan kita atau sebaliknya, sudah sirna.

BACA JUGA...  Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Tetapi, masih ada jalan untuk menyelamatkan dan mengembalikan fungsi hutan di Trumon Raya yang masih tersisa.

Kembali ke cerita banjir yang menerpa  beberapa gampong seperti  Gampong Seneubok Pusaka, Lhok Raya, Cot Bayu dan Padang Harapan yang merupakan eks Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) yang telah menjadi desa definitif.

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB