Ayah Wa Salurkan Paket Bantuan Korban Banjir di Tanjong Ceungai

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE.,MM (Ayah Wa) yang didampingi oleh ketua DPP Partai Aceh, Kabupaten Aceh Utara M. Jhoni,SH, Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Bukhari, SE, dan Ketua Komisi V DPRK Aceh Utara Razali Juned menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir di Aceh Utara, Kamis, (25/12).

ACEH UTARA | MA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang. Pada Kamis, 25 Desember 2025,

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM, (Ayah Wa) menyalurkan sebanyak 390 paket bantuan masa panik kepada warga Gampong Tanjong Ceungai, Kecamatan Tanah Jambo Aye, salah satu wilayah yang terdampak akibat musibah banjir bandang beberapa waktu lalu.

BACA JUGA...  Langkah Prabowo di "Board of Peace" Dinilai Berpotensi Melanggar Konstitusi

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Utara yang didampingi Ketua Partai Aceh Kabupaten Aceh Utara, M. Jhoni, S.H, Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara, Bukhari, SE serta Ketua Komisi V DPRK Aceh Utara, Razali Juned.

Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dan unsur legislatif terhadap kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

BACA JUGA...  Ayah Wa Serahkan Bantuan Masa Panik Kepada Korban Angin Puting Beliung di Aceh Utara 

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, gula, dan bahan kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak. Penyerahan bantuan secara simbolis diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Geuchik Gampong Tanjong Ceungai, Nurkisah, yang mewakili seluruh masyarakat penerima bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ia meminta agar masyarakat tidak menilai bantuan dari besar atau kecilnya jumlah yang diberikan, melainkan dari niat dan upaya maksimal pemerintah untuk membantu rakyatnya keluar dari masa-masa sulit.