Ali Imran dan Misi Membentuk Prajurit dari Tanah Rencong

“Di sinilah tempat pembentukan fisik dan mental generasi penerus bangsa menjadi prajurit TNI AD yang prima—profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.” [Brigjen TNI Ali Imran].

DANRINDAM Iskandar Muda yang baru menekankan pembinaan fisik, mental, dan karakter prajurit di tengah tingginya minat generasi muda Aceh masuk TNI.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Tamiang Jemput Bola Salurkan Sembako ke Sekerak

Di Aula Malahayati, Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Sabtu siang itu, suasana berlangsung khidmat.

Pergantian tongkat komando Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) Iskandar Muda bukan sekadar seremoni rutin.

Di balik prosesi tersebut, tersimpan harapan baru tentang bagaimana prajurit TNI Angkatan Darat ditempa dari Serambi Mekkah.

Serah terima jabatan (sertijab) Danrindam Iskandar Muda menandai pergantian kepemimpinan dari Brigjen TNI Hasandi Lubis kepada Brigjen TNI Ali Imran.

BACA JUGA...  KETIKA GELAP LEBIH BERBAHAYA DARI BANJIR

Upacara yang dipimpin Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, itu berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026.

Bagi Ali Imran, jabatan ini bukan sekadar promosi struktural. Ia menyebutnya sebagai amanah strategis. Rindam, kata dia, merupakan dapur utama pembentukan prajurit TNI Angkatan Darat [tempat di mana fisik, mental, dan karakter ditempa sebelum mereka diterjunkan ke satuan operasional].