Alamp Aksi Desak KPK Usut Indikasi KKN Pelelangan Proyek di Aceh

Jumat, 29 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta aksi demo di BP2JK mendesak KPK turun tangan dan mendesak Menteri PUPR mencopot kepala BP2JK.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Peserta aksi demo di BP2JK mendesak KPK turun tangan dan mendesak Menteri PUPR mencopot kepala BP2JK.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Kedua, proyek rehabilitasi bendungan daerah irigasi Krueng Pasee di Kabupaten Aceh Utara dengan pagu Rp. 56.000.000.000,00 dan HPS Rp. 56.000.000.000,00 sedangkan Nilai Kontrak Rp. 44.800.000.000,00.

Dari perhitungan, terjadi 20% selisih hasil perkiraan sendiri (HPS) atau Rp. 11.200.000.000,00 dengan sumber anggarannya APBN 2021 yang di menangkan oleh PT. Rudy Jaya  di Jawa Timur. Fakta di lapangan, progress pekerjaan baru dikerjakan 31,82%yang fisik dan 37,08 % keuangan yang telah di cairkan kepada pihak rekanan

BACA JUGA...  Pj Bupati Mahyuzar Minta KONI Beri Atensi Besar Terhadap Agenda PON XXI

Ketiga yakni, pembangunan rumah susun Ponpes Darul Ihsan Tgk. H. Hasan Krueng Kalee di Kabupaten Aceh Besar, hingga   kini pembagunannya juga mangkrak. Pekerjaan ini  bersumber dari APBN 2022, ini dimenangkan oleh CV.ASOLON UTAMA, di Kota Banda Aceh.

Sementara pagu anggaranya mencapai Rp3.526.524.000,00 dan HPS Rp.3.526.524.000,00 sedangkan  nilai kontrak Rp2.970.417.000,00 jadi selisih antara HPS dengan Nilai Kontrak adalah 16% atau Rp556.107.000,00. Fakta di lapangan, progress pekerjaan baru dikerjakan 31,82% fisik dan 37,08 % keuangan yang telah di cairkan kepada pihak rekanan.

BACA JUGA...  Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Bebas IVA dan Kesehatan Reproduksi

Terjadi pula terhadap proyek pembangunan rumah susun pondok Pesantren Darul Munawwarah yang bersumber dari APBN 2022 ini dimenangkan oleh CV.TSARAYA, yang beralamat di Kabupaten Aceh Timur. Dengan pagu anggaran yang mencapai  Rp. 3.412.024.000,00 dan HPS Rp. 3.412.019.000,00 sedangkan nilai kontrak Rp. 2.729.615.200,00, sehingga terjadi selisih antara HPS dengan Nilai kontrak adalah 20% atau Rp. 682.403.800.

BACA JUGA...  Tiga Kecamatan di Kota Subulussalam Solid Dukung Ramadhan Pimpin HPP-SHaF

Berita Terkait

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Sejumlah Gampong di Aceh Selatan Dilanda  Banjir
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB