Alamp Aksi Desak KPK Usut Indikasi KKN Pelelangan Proyek di Aceh

Jumat, 29 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta aksi demo di BP2JK mendesak KPK turun tangan dan mendesak Menteri PUPR mencopot kepala BP2JK.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Peserta aksi demo di BP2JK mendesak KPK turun tangan dan mendesak Menteri PUPR mencopot kepala BP2JK.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

BANDA ACEH (MA) – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (Alamp Aksi) Aceh menggelar aksi demonstrasi ke kantor BP2JK Aceh, Jum’at, (29/12).

Aksi itu dilakukan, karena praktek  KKN pada  pelelangan proyek APBN  selama ini sangat merugikan masyarakat Aceh.

“Gelontoran anggaran dari pemerintah pusat untuk Aceh begitu besar yang semestinya dapat dinikmati  dengan maksimal oleh rakyat. Ternyata harus berakhir ditangan pihak-pihak yang hanya mengedepankan kepentingan pribadi,” kata Korlap Aksi Musda Yusuf.

BACA JUGA...  Calon Kandidat Ketua Kadin Aceh Wajib Setor 1 Miliar, Cek Mada: Jika Ragu Jangan Ikut

Dalam press release yang disampaikan kepada mediaaceh.co.id, Jum’at, (29/12), mengungkapkan, demo mereka juga mendesak KPK mengusut tuntas indikasi praktek KKN tersebut yang jumlahnya mencapai puluhan milyar.

“Demi pengaturan tender yang terjadi membuat anggaran pembangunan yang bersumber dari APBN di Aceh tak dapat dimanfaatkan karena mangkrak atau kualitasnya tidak memenuhi standar yang ditetapkan,” kata Musda Yusuf.

BACA JUGA...  Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Menurutnya, hal ini terjadi karena adanya  pengaturan tender  yang dilakoni oleh pihak BPJ2K Aceh sebagai pelaksana pelelangan yang ditunjuk oleh Kementerian PUPR.

Demo pun,  membeberkan sejumlah  kasus yang terjadi dalam pelaksanaan lelang di BP2JK Aceh diantaranya, pertama, kata Yusuf,  investigasi Masyarakat Transparansi Aceh (MATA) terdapat 5 paket kegiatan APBN anggaran tahun 2022 mangkrak diakibatkan selisih harga penawaran pemenang yang ditetapkan oleh BP2JK Aceh diatas 20% dari pagu anggaran, sehingga tidak lagi sesuai untuk pelaksanaan hingga membuat kegiatan tersebut terbengkalai.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Peringati Hari Bakti Transmigrasi Ke-73

Berita Terkait

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Sejumlah Gampong di Aceh Selatan Dilanda  Banjir
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB