Air Terjun Terujak, Surga Tersembunyi di Pedalaman Aceh Tamiang yang Siap Mendunia

Senin, 10 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para influencer lokal maupun wisatawan dari luar daerah sering membagikan momen mereka di Terujak melalui media sosial. Hal ini membuat destinasi tersebut cepat dikenal luas dan menjadi viral dalam beberapa kesempatan.

Selain area air terjun, hutan sekitarnya juga menyimpan spot foto alami seperti pepohonan besar, jalur air jernih, serta bebatuan yang unik. Banyak pengunjung yang memanfaatkan keindahan ini untuk membuat konten foto dan video bertema petualangan.

BACA JUGA...  Pantai Karang Baru: Mutiara Tersembunyi Aceh Tamiang yang Siap Menjadi Ikon Wisata Pesisir Timur

Tempat Favorit untuk Berenang dan Piknik

Salah satu keunggulan Air Terjun Terujak adalah kolam alaminya yang aman dan menyegarkan. Airnya yang jernih serta kedalaman yang bervariasi membuatnya cocok untuk berenang maupun bermain air bersama keluarga. Kawasan sekitar air terjun juga memiliki area datar yang bisa digunakan untuk piknik, camping ringan, atau sekadar duduk menikmati suasana alam.

BACA JUGA...  Sukses Digelar, Pekan Raya Cahaya Aceh Dikunjungi 6.780 Orang

Wisatawan sering membawa bekal makanan dan menikmati santap siang di tepi sungai ditemani suara gemericik air. Suasana ini membuat banyak keluarga menjadikan Terujak sebagai destinasi liburan akhir pekan.

Fasilitas Pendukung Terus Dibangun

Sebagai destinasi yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus menambah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Beberapa fasilitas yang telah tersedia antara lain tempat parkir, gazebo sederhana, pos pengamanan, serta jalur menuju air terjun yang sudah diperbaiki.

BACA JUGA...  Pertambangan Berkelanjutan

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Lettu (CPM) Surianto sedang memberikan pengarahan dalam rangka penertiban kendaraan dinas militer di Halaman Makodim 0107/Aceh Selatan, Rabu, (16/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

Kodim 0107/Asel Tertibkan Pemakaian Kendaraan 

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:30 WIB

Pelantikan Muhammad Adam, M. Ed sebagai Ketua IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe periode 2026–2030, oleh Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, pada Rabu, (16/9).

PENDIDIKAN

Muhammad Adam Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:35 WIB

PEMERINTAHAN

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:10 WIB