PESAWAT: Informasi Harus Terverifikasi

Selasa, 28 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri PESAWAT, Hasballah Kadimin.

Pendiri PESAWAT, Hasballah Kadimin.

IDI (MA) — Di tengah riuhnya suara yang saling bersahutan, Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) memilih berdiri pada garis yang sederhana namun kerap dilupakan: verifikasi.

Ketua I PESAWAT, Hasballah Kadimin, tidak berbicara panjang. Namun kalimatnya cukup untuk menahan laju yang terlalu cepat. Ia menyebut bahwa informasi yang beredar belum tentu benar, dan karena itu berpotensi merugikan masyarakat.

BACA JUGA...  Dinsos Aceh Fasilitasi Pemulangan Jenazah Korban Pembunuhan ke Aceh Timur

“Ini tentu sangat merugikan masyarakat Aceh Timur dan menjatuhkan marwah daerah,” ujarnya.

Bagi PESAWAT, persoalan ini bukan hanya tentang siapa yang disasar, tetapi tentang bagaimana sebuah informasi lahir dan tumbuh. Di ruang digital, kata-kata tidak lagi menunggu untuk diuji. Ia bergerak, berlipat, dan menyebar—sering kali lebih cepat dari klarifikasi.

Hasballah mengingatkan bahwa kritik tetap memiliki tempat dalam kehidupan demokrasi. Namun, kritik yang kehilangan pijakan fakta akan berubah menjadi sesuatu yang lain—sesuatu yang tidak lagi membangun, tetapi merusak.

BACA JUGA...  Mahasiswa Pertanian Unsyiah Sampaikan Inovasi Pengendalian Hama Wereng Coklat Kepada Petani

“Kalau ingin mengkritik, lakukan dengan cara yang beradab,” katanya.

Di balik pernyataan itu, ada kegelisahan yang tidak diucapkan secara gamblang: bahwa ruang publik sedang berada di persimpangan, antara kebebasan dan tanggung jawab.

Dan di persimpangan itu, PESAWAT memilih untuk mengingatkan—bahwa setiap kata yang dilepas ke ruang publik bukan sekadar suara, tetapi juga jejak yang bisa meninggalkan dampak panjang. (Muktarrudin)

BACA JUGA...  IMPELMA: Terkait Seruan Larangan Keluar Malam, Perlu Disosialisasikan Kepada Generasi Muda

Penulis : Muktarrudin

Editor : Sayed Fauzi

Berita Terkait

Tiga Figur Dinilai Layak Pimpin DPRA, Ini Kata Abu Salam
Pemulihan Lamban, Korban Banjir dan Longsor Aceh Sorot Kinerja Satgas Bencana
Masyarakat Sabang Menyesalkan Pejabat BPKS Yang Telah Dikeluarkan Kini Masuk Lagi
Abu Salam Kunjungi SPS Aceh, Bahas Sinergi Pers dan Investasi
Mualem Ganti Ketua Beserta Pengurus KPA Wilayah Sabang dan Pulo Aceh
Ketua Satgassus Bireuen Sidak Pupuk Subsidi
Wahyudi Ramadhan Ditunjuk Sebagai Pimpinan Pengcab Aceh Internasional Orientering Kota Sabang
PBB Sabang Semakin Kuat Dengan Tiga Kursi Di Legislatif Akan Koalisi Usung Paslon Walikota

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

PESAWAT: Informasi Harus Terverifikasi

Selasa, 14 April 2026 - 01:01 WIB

Tiga Figur Dinilai Layak Pimpin DPRA, Ini Kata Abu Salam

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:34 WIB

Pemulihan Lamban, Korban Banjir dan Longsor Aceh Sorot Kinerja Satgas Bencana

Jumat, 10 Oktober 2025 - 16:09 WIB

Masyarakat Sabang Menyesalkan Pejabat BPKS Yang Telah Dikeluarkan Kini Masuk Lagi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 02:06 WIB

Abu Salam Kunjungi SPS Aceh, Bahas Sinergi Pers dan Investasi

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB