Pemulihan Lamban, Korban Banjir dan Longsor Aceh Sorot Kinerja Satgas Bencana

BANDA ACEH (MA) – Lebih tiga bulan setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, proses penanganan dan pemulihan di lapangan dinilai masih berjalan lambat. Kondisi tersebut memicu sorotan dari warga korban bencana yang mulai mempertanyakan kinerja Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana di Aceh.

BACA JUGA...  Sejumlah Kawasan di Asel Dilanda Banjir, 300 Ha Padi Baru Tanam Rusak 

Relawan kemanusiaan yang juga Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan, mengatakan selama hampir tiga bulan berada di wilayah pedalaman terdampak bencana, ia melihat langsung kondisi masyarakat yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Menurut Faisal, lambannya proses pemulihan di sejumlah wilayah membuat sebagian warga masih berada dalam kondisi yang sulit, terutama karena akses transportasi belum sepenuhnya pulih.

BACA JUGA...  Kejari Bireuen Kembali Musnahkan Ganja dan Sabu

“Selama hampir tiga bulan kami berposko di pedalaman Aceh dan melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Karena itu kami berharap penanganan dan pemulihan bisa dipercepat,” kata Faisal, Minggu (8/3/2026).

Ia menyebutkan, salah satu kendala utama di lapangan adalah akses jalan yang masih rusak dan tertutup material longsor di sejumlah titik. Kondisi tersebut membuat mobilitas warga serta distribusi bantuan belum berjalan maksimal.