IMPELMA: Terkait Seruan Larangan Keluar Malam, Perlu Disosialisasikan Kepada Generasi Muda

Jumat, 12 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Ikatan Masyarakat dan Pelajar Matangkuli (IMPELMA) Banda Aceh, sangat mendukung deklarasi dan seruan Forkopimda Kabupaten Aceh Utara bersama Puluhan Forum Silaturrahmi Organisasi masyarakat (Ormas) Islam, tentang “anak usia 17 tahun ke bawah, tidak dibenarkan berkeliaran pada malam hari saat jam belajar”.

Seruan yang disampaikan di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara ini, juga berisikan agar kaum perempuan tidak keluar malam jika tanpa didampingi orangtua, suami serta keluarganya.

Namun demikian, untuk menyukseskan seruan ini, maka IMPELMA memandang perlunya sosialisasi dan pembinaan yang baik kepada generasi muda dan perempuan yang dimaksud agar harapan pengaplikasian atas seruan tersebut, dapat dilaksanakan secara baik dan tanpa paksaan.

BACA JUGA...  Murtala: RDTR Perkotaan Cot Girek dan Sekitarnya Sangat Diperlukan 

Hal tersebut, disampaikan Ketua umum Impelma Banda Aceh Rifki Ismail, S.Ag, kepada media mediaaceh.co.id, Jum’at, 12 Juli 2019.

Menurut Rifki, bahwa teori dan prakteknya memang harus satu paket. Seperti halnya praktek pengajaran baca Al-Quran, Malaikat Jibril kepada Nabi Muhamad SAW dengan bermodalkan metode talqin taklid sehingga dipastikan Nabi Muhammad kemudian membaca Al-Quran sesuai dengan apa yang diperdengarkan oleh malaikat Jibril.

BACA JUGA...  Tolak Penataan Dapil, APKR Unjuk Rasa Ke KIP Aceh Selatan 

“Hal ini menandakan, perlu perpaduan yang baik antara teori (seruan) dengan praktek (sosialisasi dan pembinaan) agar maksud deklarasi seruan larangan keluar malam tersebut, dapat terealisirkan secara baik sesuai harapan bersama seluruh masyarakat Aceh Utara pada khususnya,” ungkap Rifki.

Selain itu, kepada media ini Rifky juga menambahkan, dasar larangan keluar malam tersebut, menjadi upaya peringatan dini bagi semua elemen masyarakat bahwa di malam hari adalah waktunya belajar bagi pelajar, baik pelajaran agama di pesantren maupun di rumah masing-masing.

Upaya ini, kata Rifki, bisa dipahami sebagai tekad untuk menjaga generasi muda kita para pelajar dan kaum perempuan dari berbagai kejahatan. Seperti Narkoba, peluang terjadinya pencurian, maksiat dan hal-hal lainnya yang dianggap sebagai larangan dalam agama dan kehidupan bersosial kemasyarakatan.

BACA JUGA...  Rombongan SPS Aceh Takziah ke Rumah Duka Bos Medialatahzan.id

“Oleh karena itu, semua pihak di Aceh Utara, baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara dengan segenap aparaturnya, organisasi massa dan kepemudaan serta seluruh lapisan masyarakat, agar memperkuat kegiatan pembinaan secara efektif. Jika tidak, maka seruan ini tidak akan berlaku maksimal,” tutup Rifki Ismail. (Ahmad Fadil)

Berita Terkait

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB