Janji Bantuan Pascabencana di Aceh Tengah Belum Terealisasi

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Masih tinggal dibawah tenda pengungsian korban bencana di Aceh Tengah.

Masih tinggal dibawah tenda pengungsian korban bencana di Aceh Tengah.

TAKENGON | MA – Hanya berjarak sekitar dua kilometer dari pusat Kota Takengon, tepatnya di pintu gerbang utara Danau Lut Tawar, sebanyak 44 Kepala Keluarga (KK) korban bencana hidrometeorologi Gayo yang terjadi pada 16 November 2025 hingga kini masih menunggu kepastian realisasi bantuan dari pemerintah.

Para korban yang bermukim di Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah itu belum memperoleh kejelasan terkait pembangunan hunian sementara (huntara), pencairan Dana Tunggu Hunian (DTH), maupun jatah hidup (jadup).

BACA JUGA...  HAMAS Membara di Kampung Antara Arul Item Kecamatan Linge

Hingga 15 Februari 2026, atau tiga bulan pascabencana, bantuan yang dijanjikan tersebut belum sepenuhnya mereka terima.

Sebagian warga kini bertahan dengan menyewa rumah secara mandiri menggunakan dana pribadi. Sementara itu, beberapa keluarga sempat mengungsi di Masjid Abrar serta fasilitas umum lainnya pada masa tanggap darurat.

Salah seorang warga terdampak, Jalimin, mengaku hingga kini belum menerima bantuan sebagaimana yang disampaikan pemerintah saat masa darurat.

BACA JUGA...  Ayah Wa, Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Kota Panton Labu

Ia menyebutkan, warga sempat diberikan dua pilihan, yakni menempati huntara atau menerima DTH sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.

“Katanya sebelum Ramadan huntara sudah bisa ditempati. Kami diberi dua pilihan, huntara atau DTH Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan. Tapi sampai sekarang belum ada. Jadup Rp15 ribu per jiwa juga belum kami terima. Kami lima jiwa,” ujar Jalimin, Minggu (15/2/2026).

BACA JUGA...  Ayah Wa: 2.323 Honorer yang Tidak Lulus Seleksi CPNS Kita Usulkan untuk PPPK Paruh Waktu 

Berita Terkait

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 
RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung
Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa
Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan
Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA
Aceh Utara Bangkit: Pemkab Salurkan Rp11,2 Miliar Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:18 WIB

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB