500 Ton Bantuan Terkunci di Malaysia, Abu Salam Sebut Pemerintah Pusat Sibuk Seremonial, Lupa Nyawa yang Terisolir

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam.

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam.

BANDA ACEH | MA Sudah memasuki hari ke-46 sejak banjir bandang menghancurkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Lebih dari 1.182 jiwa meninggal, 145 orang hilang, ratusan ribu warga masih mengungsi.

Di tengah kesedihan yang mendalam, ada ironi yang membuat hati rakyat Aceh semakin hancur. 500 ton bantuan logistik dari saudara-saudara mereka di Malaysia masih terkunci, tertahan, terjebak di 20 titik pengumpulan di Negeri Jiran.

BACA JUGA...  Dimalam Nuzul Qur'an, Pj Bupati Mahyuzar Santuni Anak Yatim 

Tidak ada kapal. Tidak ada izin. Yang ada hanya janji kosong dari pemerintah pusat yang sibuk dengan seremonial tanpa makna.

Malam ini, 11 Januari 2026, rakyat Aceh masih menunggu. Wilayah-wilayah terisolir masih belum mendapat akses bantuan yang layak.

Anak-anak masih kelaparan. Ibu-ibu masih menangis. Dan pemerintah pusat masih berdebat soal istilah: apakah ini “prioritas nasional” atau “bencana nasional”.

BACA JUGA...  Demi Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Dirut PT. THL Serahkan Lahan Untuk Relokasi

Seolah-olah perdebatan semantik itu lebih penting daripada nyawa manusia yang sedang sekarat.

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Luwa Nanggroe sekaligus Penasehat Khusus Gubernur Aceh Bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri, tidak bisa lagi menahan amarahnya.

Dalam pernyataan yang menusuk langsung ke jantung persoalan, pria yang dikenal vokal dan tanpa kompromi ini menyebut terang-terangan kegagalan pemerintah pusat.

BACA JUGA...  Binda Jabar Dirikan Posko dan Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa

Berita Terkait

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB