TAPAKTUAN (MA) – Dalam setahun terakhir, dilaporkan, warga sering mengeluhkan soal aliran listrik ke rumah mereka. Hal itu terjadi di Kecamatan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan.
Sejumlah tokoh masyarakat setempat mengatakan, akibat padamnya listrik tersebut, warga di sana terganggu aktifitasnya baik kegiatan rumah tangga maupun aktifitas ekonomi.
“Kejadian mati listrik bak fenomena yang sehingga menjadi keresahan dan kegelisahan warga dalam bermasyarakat,” kata seorang tokoh masyarakat setempat Faturrahman, (35).
Dia berharap, persoalan matinya listrik ini dapat diatasi oleh pihak terkait dan kepada Pemkab Aceh Selatan hendaknya dapat berperan untuk mengawasi aktifitas PLN.
Salah seorang warga Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Kota Bahagia, Nida kepada wartawan, di Tapaktuan, Minggu, (13/8), bahkan sempat melaporkan kejadian matinya listrik tersebut.
“Pemadaman listrik dalam sehari bisa berkali-kali, bahkan di saat menjelang waktu shalat Magrib, ini menggangu waktu ibadah,” terangnya.
Menurutnya, lampu padam tanpa ada pemberitahuan dari pihak PLN, kadang 5 sampai 6 kali dalam sehari dan menyebabkan kerusakan alat elektronik,.
“Kejadian ini juga menyebabkan terganggunya aktivitas perekonomian dan usaha masyarakat yang menggunakan listrik,” ungkapnya.
Untuk itu, ia berharap kepada PLN agar bisa bekerja secara profesional dan meminimalisir pemadaman listrik di kampung halamannya itu.
Pihak PLN, belum dapat dikonfirmasi atas laporan warga perihal pemadaman atau padamnya listrik tersebut.(Maslow Kluet).




