TAPAKTUAN | MA — Keluhan masyarakat Kluet Utara terhadap pasokan air dari irigasi Gunung Pudung (GP) dalam satu bulan terakhir dapat diatasi, menyusul penanganan yang cepat oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Senin, (30/6/2025).
Sebagaimana diketahui, masyarakat Kluet Utara selama satu bulan belakangan ini sangat prihatin dan khawatir tentang ketersediaan pengairan sawah yang bersumber dari irigasi GP.
Camat Kluet Utara Mukhlis Anwar mendapatkan laporan dari masyarakat dan termasuk Keuchik di wilayahnya, bahwa para petani di sana mengeluhkan soal pasokan air ke persawahan sehingga sangat berpengaruh ketika jadwal musim tanam tiba.
Menurut Kelis, panggilan akrab camat Kluet Utara, bahwa dia sudah melihat langsung kondisi free intake irigasi GP sudah terjadi pendangkalan yang disebabkan tumpukan pasir, kerikil dan batu (sirkiltu)l persis di depan intake tersebut.
“Tentunya secara langsung mengurangi suplai air ke irigasi untuk mengairi persawahan di Kecamatan Kluet utara yang luasnya lebih kurang 1600 Ha,” katanya.
Menindak lanjuti beberapa laporan dari masyarakat dan Keuchik tersebut, pihaknya, langsung menghadap pimpinan ( Bapak bupati Asel-red) untuk menyampaikan keluhan itu.
Bersamaan laporannya, dia memberikan poto lokasi, dengan maksud agar bupati menerima laporan yang akurat sehingga menjadi dasar untuk menyampaikan kepada gubernur.




