‘Nokhtah’ Hitam Janji Mursil

Senin, 20 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG, (MA) | ‘Kocek’ terdiam dipojok ruangan kedai kopi tempat dia biasa mangkal, diseputaran Kedai Besi, kecamatan Karang Baru, kabupaten Aceh Tamiang, sambil nyerput kopi pahit kegemarannya.

Kocek menanti teman akrabnya ‘Kulok’. Sudah dua jam Kocek nongkrong, dan kopi sudah dua gelas dilahapnya. Namun Kulok juga belum juga menyatroninya. “ada apa gerangan”, gumamnya dalam hati.

BACA JUGA...  Apa Kabar Jembatan [Dianggap] Kembar Aceh Tamiang?

Rasa gelisah Kocek tak terbendung, manakala jarum jam sudah menunjukkan pukul 12:45 wib memasuki waktu zuhur dan makan siang. Kopi belum dibayar, sebab Kocek menanti Kulok berharap ada yang bayar kopi yang diminumnya.

Ada rasa heran dibenak Kocek, tak seperti biasa Kulok seperti ini, sebaliknya, malah Kulok yang lebih dulu hadir dikedai kopi favourite mereka ini, “ada apa ya”, tanya Kocek dalam hati.

BACA JUGA...  Sempat Viral Di Medsos, Ketua Komisi I DPRA Tinjau Jalan Rusak

Tak lama Kocek bergumam dalam hati, Kulok pun tiba dengan tergopoh gopoh tak seperti biasanya santai, “hai Cek udah lamo keeh, menanti ambee”, tanya Kulok, “Adelah dua jem lebeh, adee manye keh gerangan Lok?”.

Lalu Kulok duduk dan memesan kopi dingin, “cubee ceritee keuh ke aku Lok, adee manyee sebenarnye nie”, tanya Kocek dengan bahasa melayunya yang krntal. Tanpa ba…bi…bu Kulok pun menjelaskan kenapa dia datang terlambat.

BACA JUGA...  Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah Lantik 114 Siswa Diktukba Polri di SPN Polda Aceh

Berita Terkait

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Jangan Tangkap dan Tahan, Praktisi Hukum: Kasih Tau Keluarga 
Tiga Residivis Kembali Ditangkap 
Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:50 WIB

Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Jangan Tangkap dan Tahan, Praktisi Hukum: Kasih Tau Keluarga 

Berita Terbaru

EKBIS

Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:03 WIB

FEATURE

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:44 WIB

FEATURE

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:34 WIB