Nusa TenggaraTimur (MA) – Lantaran tergiur kemolekan dan keindahan “gunung kembar” seorang dara manis berpostur sintal, sebut saja Bunga (19), di kota Maumere, Paulus de Rosari (53) oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sikka, akhirnya harus berurusan dengan Polisi, Sabtu (28/12/19).
Paulus diamankan Polisi karena telah melakukan pelecehahan seksual terhadap Bunga, dengan meremas “gunung kembar” milik Bunga.
Kejadian berawal ketika Bunga sedang lari pagi di seputaran jalan El Tari, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok pada pukul 05.30 Wita. Hal itu, diperoleh dari sumber Kepolisian setempat.
Menurut sumber tadi, kejadian itu ketika korban saat berlari, tiba-tiba dari arah samping kanan, pelaku langsung meremas “gunung kembar” sebelah kanan korban. Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motornya.
Kesal dengan perbuatan pelaku, Bunga yang belakangan diketahui anak seorang anggota polisi, nekat mengejar pelaku. Naasnya, sepeda motor yang ditumpangi pelaku terjatuh persis di depan Hotel Kojatoa, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur. Ia kemudian diamankan warga dan diserahkan ke Polisi.
Sementara pelaku kepada awak media ketika sudah berada di Kantor Polisi, Paulus mengaku perbuatannya dan khilaf telah melakukan perbuatan tak terpuji itu.
“Saya akui kesalahan. Saya juga tidak tahu bisa berbuat begini,” ujar pelaku di Polres Sikka. Kini pelaku diamankan dan diperiksa oleh Unit PPA Satreskrim Polres Sikka.(Dance Henukh).
Keterangan Foto : Ilustrasi.




