YARA Temukan Proyek Dana Desa Terbengkalai

Rabu, 17 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ulim (ADC)- Kepala Perwakilan YARA Pidie Raya (Pidie dan Pidie Jaya), Junaidi, mendesak aparat penegak mengusut kerugian uang negara dalam pembangunan 3 (tiga) unit Ruko di Gampong Sambungan Baro, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya.

“Hasil investigasi kami bahwa ruko tersebut dibangun dengan menggunakan dana gampong senilai 217 Juta Rupiah Tahun 2015, namun sampai saat ini bangunan tersebut tidak selesai dan terbengkalai,” ujar Junaidi melalui rilis pers, Selasa, 16 Januari 2018.

BACA JUGA...  Pemuda Simpang Tiga Langkahan Galang Dana untuk Palestina, Ini Dana Terkumpul dalam Seminggu 

Dari pengakuan keuchik Gampong Sambungan Baro, Iswan Hanafiah kepada pihak YARA, pembangunan ruko tersebut menggunakan dana Gampong Sambungan Baroe yang ditenderkan di Meunasah oleh Tim Pengawas Kerja Gampong Sambongan Baroe,  Musdar kepada pihak rekanan bernama Nazaruddin.

“Informasi dari Keuchik Iswan via telpon kepada kami terhadap bangunan tersebut pada tahun 2015 telah ada pernyataan dari Nazaruddin pihak yang melaksanakan pembangunan di hadapan Muspika bahwa akan bertanggung jawab,” ujarnya mengutip pengakuan sang kepala desa.

BACA JUGA...  KPK Benarkan OTT di Surabaya

Menurut pengakuan Keuchiek kapada pihak YARA,  jika rekanan tidak menyelesaikan pembangunan tiga unit ruko tersebut, pihak Gampong bisa mengajukan anggaran dana Gampong.

“Untuk selanjutnya walaupun agak terlambat untuk anggaran 2016 lalu karena masalah ini,” terang Junaidi.

Lanjutnya, bangunan tersebut sampai sekarang masih terbengkalai dan tidak bisa digunakan,  akibatnya dana Gampong yang digunakan untuk pembangunan tiga unit Ruko tersebut sia sia dan merugikan dana Gampong yang bersumber dari keuangan negara.

BACA JUGA...  Menunggu Dana yang Belum Dicairkan

“Untuk itu kami minta kepada penegak hukum untuk mengusut kerugian uang negara dalam pembangunan toko ini,” kata Junaidi.

Pihak YARA mengaku sudah melakukan investigasi ke lapangan dan melihat langsung ketiga unit ruko yang terbengkalai tersebut.

“Memang pembangunannya belum jadi dan belum bisa di manfaatkan” tutup Junaidi. (*)

Berita Terkait

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI
WALHI: Selamatkan Bumi
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
KPK Usut Korupsi BPN
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 September 2026 - 12:29 WIB

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Minggu, 20 September 2026 - 19:44 WIB

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB