Ayah Wa menambahkan bahwa program ini menjadi langkah awal dari pelaksanaan visi Aceh Utara Bangkit, Sejahtera, Bermartabat, dan Berkelanjutan. Visi tersebut diterjemahkan ke dalam enam misi utama yang dirangkum dalam akronim MEULIGOE, dan diperkuat oleh sejumlah program unggulan bertajuk PANGLIMA. Salah satu pilar penting dari PANGLIMA adalah “Meurunoe – Meu Ubat”, yaitu peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ayah Wa juga memperkenalkan program unggulan bertajuk BERKAH AL-QUR’AN (Bersama Kita Hafal Al-Qur’an). Program ini menargetkan seluruh siswa SD mampu menghafal minimal Juz 30, sementara siswa SMP ditargetkan hafal Juz 30 dan Juz 29. Setiap akhir tahun ajaran, akan digelar Khataman Al-Qur’an tingkat kabupaten sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian para siswa.
Program ini juga dirancang selaras dengan Instruksi Gubernur Aceh terkait pelaksanaan shalat berjamaah oleh ASN dan penguatan kegiatan baca-tulis Al-Qur’an di satuan pendidikan, sebagaimana tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2023 tentang Muatan Lokal Kurikulum di Aceh.
“InsyaAllah, dari Aceh Utara akan lahir para hafiz dan hafizah, generasi Qur’ani yang akan menjadi kebanggaan bagi Bumoe Pase dan seluruh rakyat Aceh. Inilah investasi jangka panjang kita,” tutur Ayah Wa penuh semangat.




