Usai Makan Kari Kambing, Tokoh Yahudi AS Dihadiahi Bintang Bulan

Kamis, 27 Oktober 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muzakir Manaf menyerahkan bendera bintang bulan kepada Rabbi Yahudi, Mr David (kiri Mualem), Selasa (25/10). Foto: BNC
Muzakir Manaf menyerahkan bendera bintang bulan kepada Rabbi Yahudi, Mr David (kiri Mualem), Selasa (25/10). Foto: BNC

ACEH BESAR | AP – Tokoh Yahudi Amerika Serikat, Rabbi David N. Saperstein dan Wakil Gubernur Aceh sekaligus Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf, makan siang bersama dengan menu ‘kuah sie kameng’ di Rumah Makan Hasan 2, Krueng Cut, Baitussalam, Aceh Besar, Selasa, 25 Oktober 2016.

Usai itu, insiden itu tak lain dan tak bukan, penyerahan bendera bintang bulan yang sangat dilarang oleh Pemerintah Republik Indonesia meskipun qanun tentang bendera telah disahkan oleh DPR Aceh beberapa tahun lalu. Bagi Partai Aceh, bendera bintang bulan adalah harga mati yang harus diperjuangkan sampai kapanpun.

Design Bendera Aceh, bintang bulan harga mati,” tegas Ketua Komisi I DPR Aceh, Abdullah Saleh, SH,  Minggu 22 November 2015 silam meyakinkan massa PA dan kelompok eks kombatan Aceh.

BACA JUGA...  Sempat Disembunyikan, Akhirnya Pemerintah Aceh Akui Kehadiran Tokoh Yahudi di Aceh

Meskipun harga mati bagi partai lokal berwarna dominan merah itu, tidak bagi Rabbi David N. Saperstein. Kejadian penyerahan bendera bulan bintang itu baginya bukan tujuan dari kedatangannya ke Aceh.

Terkait dengan penyerahan bendera Bintang Bulan, yang tadi dibentangkan itu, kami betul -betul tidak tahu, apa bendera ini ada hubungannya dengan isu pilkada ini, ataupun isu-isu domestik Indonesia,” tegas Rabbi David N. Saperstein melalui staf penerjemah dari Konsulat AS di Medan, Rahma,.

BACA JUGA...  500 Pemuda Pasee Berdoa Dukung Tangkap Penista Agama

Rabbi David N. Saperstein kembali menegaskan bahwa dia sama sekali tidak ikut campur dengan urusan domestik Indonesia (politik), dan betul -betul menaruh rasa hormat kepada Pemerintah Indonesia. 

“Kami kesini untuk belajar dari Pemerintah Indonesia. Seandainya tadi  tahu bahwa bendera itu akan dibentangkan dan ini tidak tepat, maka kami tidak mau. Kami menerima hadiah yang tidak tepat maka kami tidak akan mau, dan hadiah ini kita anggap budaya, kita ingin hormat dengan Indonesia makanya kami mau menerima bendera tersebut,” ujar tokoh Yahudi  penuh kecewa.

Bagi  Rabbi David N. Saperstein, pertemuan dengan tokoh-tokoh formal dan informal Aceh untuk berdiskusi langsung dengan mereka terkait persoalan yang paling utama yakni Syariat Islam yang memberlakukan hukuman cambuk dan konteks beragama lainnya di Aceh.

BACA JUGA...  Diduga Dukung LGBT, Publik Serukan Boikot Media Kompas

“Kita ingin memastikan agar publik tidak salah persepsi, kita tidak mendukung salah satu kandidat. Kunjungan ini merupakan rangkaian pertemuan kita dengan lembaga pemerintah dan tujuannya memang betul -betul bisa mempelajari kebebasan beragama Internasional yang diterapkan juga di Indonesia,” tegas Rabbi David N. Saperstein menjelaskan hubungannya dengan kelompok Muzakir Manaf.

Pada acara jamuan makan siang itu, Muzakir Manaf turut didampingi tokoh-tokoh KPA lainnya seperti Abu Razak, Mukhlis Abee dan Jamaika.[BNC]

Berita Terkait

Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya, Dua Pelajar Meninggal Dunia 
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
Lagi-lagi Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Terbakar 
Warga di Aceh Selatan Tolak Tambang, Keuchik Alizar: Kami Berpihak Kepada Masyarakat 
Terkait Dugaan Penganiayaan Mantan Kadus Paya Dua, Ini Faktanya
Gusmawi Mustafa: Jika Ada Pemotongan Bantuan Mustahik, Harus Diproses Sesuai Aturan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya, Dua Pelajar Meninggal Dunia 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Lagi-lagi Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Terbakar 

Berita Terbaru

FEATURE

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WIB