Adapun kelompok penerima meliputi;
Poktan Beringin Bahagia, Kampung Pahlawan, Manyak Payed
Poktan Bina Tani, Kampung Teluk Halban, Bendahara
Poktan Jaya Baru, Kampung Lubuk Batil, Bendahara
Poktan Bina Tani, Kampung Bukit Panjang Dua, Manyak Payed
Poktan Tamiang Lestari, Kampung Alue Lhok, Karang Baru
Bupati Armia menutup pesannya dengan harapan sederhana namun bermakna:
“Jaga, rawat, dan gunakan bantuan ini sebaik mungkin. Traktor ini bukan hanya untuk sawah, tapi untuk kemakmuran kita bersama.”
Di tengah tantangan pangan global dan keterbatasan sumber daya lokal, kisah Aceh Tamiang mengajarkan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah sederhana [inisiatif].
Dari traktor yang kini berderu di tanah subur Tamiang, harapan tumbuh bersama benih yang segera disemai [tentang kemandirian, kerja keras, dan keberanian untuk menjemput masa depan]. [].




