MEDIA ACEH

Tindak Lanjut Diskusi di PWI, Kadin Akan Kawal Seleksi Calon Dirut BAS

Akademisi Unimal, Teuku Kemal Fasya (kiri) sedang memaparkan materinya pada Diskusi Publik, Quo Vadis Bank Aceh Syariah di PWI Aceh, Kamis, 27 Oktober 2022. Diskusi tersebut juga menghadirkan lima narasumber lainnya yaitu Ketua Kadin Aceh Muhammad Iqbal, Kepala OJK Aceh Yusri, Kepala Biro Ekonomi Setda Aceh Amirullah, Kepala BI Perwakilan Aceh Achris Sarwani, dan Sekretaris Komisi III DPRA Azhar Abdurrahman. (Dok PWI Aceh).

Extraordinary

Kepala OJK Aceh, Yusri menjelaskan, Bank Aceh Syariah merupakan pemain dominan di Aceh selain Bank Syariah Indonesia (BSI). Kedua Bank Umum Syariah ini, menurut Yusri nyaris menguasai seluruh market share di Aceh.

Bedanya, kata Yusri, Bank Aceh Syariah adalah milik pemerintah daerah sehingga tak heran jika ekspektasi masyarakat lebih dominan pada bank ini.

BACA JUGA...  LLDIKTI 13 Aceh Dampingi  Kampus Susun Statuta 

“Bank Aceh Syariah diharap dapat menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi Aceh dengan lebih ekspansif menjalankan pembiayaan produktif. Faktanya, itu belum sepenuhnya dilakukan oleh Bank Aceh Syariah,” ungkap Kepala OJK Aceh.

OJK Aceh menilai Bank Aceh Syariah perlu sosok extraordinary. Karenanya, pilihlah orang-orang profesional yang mengerti persoalan dan tahu akan dibawa kemana Bank Aceh Syariah.

BACA JUGA...  Peserta UKW Angkatan XVII PWI Aceh Lulus 100 Persen 

“Pilihan ada pada pemegang saham. Karena kondisinya sudah sangat-sangat extraordinary maka sekarang Bank Aceh Syariah membutuhkan sosok extraordinary,” pungkas Kepala OJK Aceh.(R).