Terkait Hidrogeologi dan Hidrometeorologi Begini Penjelasan Kadis ESDM Aceh

BANDA ACEH (MA)Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Ir. Mahdinur, MM memberikan penjelasan terkait fenomena kekeringan yang melanda Kecamatan Lhok Nga dan menjadi isu pada beberapa minggu terakhir.

Terkait kekeringan yang melanda tersebut, Mahdinur menyampaikan faktor utama penyebabnya adalah kemarau yang berkepanjangan yang telah terjadi sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya. Ketedapatan air tanah di Kecamatan Lhok Nga sebagian besar berasal dari daerah karst pada media rekahan di bawah tanah, aliran air pada media rekahan ini sangat bergantung pada tingkat curah hujan dan tutupan lahan pada zona resapan.

BACA JUGA...  Sukses Digelar, Aceh Ramfest 2022 Berdampak ke Pelaku UMKM

Mahdinur menyampaikan, berdasarkan data curah hujan yang disampaikan Kepala Stasiun Klimatologi, BMKG Indrapuri, data curah hujan di stasiun BMKG Lhok Nga menunjukkan hampir setiap tahun terdapat curah hujan yang rendah. Khususnya pada awal tahun 2024 curah hujan rata-rata berada dibawah 100 mm, bahkan di bulan Februari hanya 48 mm dan bulan April 60 mm, kondisi curah hujan yang rendah ini bahkan bersifat dibawah normal (Gambar 1), ini memang menjadi penyebab utama terjadinya kekeringan pada beberapa sumber air di daerah karst Kecamatan Lhok Nga, selain itu penyebab lainnya yang dapat terjadi adalah perubahan tutupan lahan pada zona-zona resapan, tentu saja hal ini perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh instansi terkait.