Sukses Digelar, Aceh Ramfest 2022 Berdampak ke Pelaku UMKM

Rabu, 20 April 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, (MA) – Event Aceh Ramadhan Festival (Ramfest) 2022 yang digelar selama tujuh hari sejak 13-19 April 2022, berlangsung sukses. Penutupan acara itu diakhiri dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba.

Selama tujuh hari pagelaran Aceh Ramadhan Festival yang dipusatkan di Taman Seni dan Budaya ini, para pengunjung tidak henti-hentinya berdatangan ke event yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Di penghujung kegiatan, warga juga terlihat antusias untuk menghadiri event itu dan mencicipi kuliner yang telah disajikan di Aceh Ramfest.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin mengatakan, event ini bertujuan untuk menyambut dan memeriahkan bulan puasa. Kemudian, menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya ke wisatawan.

Event ini juga dimaksud untuk memperkenalkan nilai-nilai syariat dan keunikan tradisi budaya otentik masyarakat sebagai destinasi wisata halal unggulan di Indonesia melalui ‘Ramadhan ini Aceh’.

BACA JUGA...  UMKM di Bireuen Semakin Bergeliat, Omzet Melesat Berkat Program MBG

“Kita bisa lihat selama kegiatan ini penuh pengunjung, geliat dan perputaran ekonomi yang dijalankan pelaku UMKM berjalan, dan tentunya ini memberi dampak positif dalam pemulihan ekonomi,” kata Jamaluddin saat menutup Aceh Ramfest, Selasa, 19 April 2022, malam.

Selain memberikan multiplier effect, kegiatan ini juga berdampak terhadap kelestarian sosial budaya dan menjaga kuliner tradisional Aceh tetap eksis.

Jamaluddin memastikan, kegiatan Aceh Ramadhan Festival akan tetap digelar setiap tahun dan sudah menjadi agenda tetap Pemerintah Aceh.

“Ini jadi agenda tetap Pemerintah Aceh sejak 2019. Selain Aceh Ramadhan kita sudah menggelar sebagian kegiatan lainnya yang masuk dalam 101 Khazanah Piasan Nanggroe,” ujar Jamaluddin.

Tak lupa, Kadisbudpar Aceh juga mengapresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat, mulai dari event organizer, para pengisi stan kuliner maupun stan non kuliner, dai cilik, ustaz dan dewan juri, komunitas dakwah, dan pengisi acara lainnya yang telah mensukseskan acara ini.

BACA JUGA...  Yuk ke Pekan Raya Cahaya Aceh, Ada Pameran Ekonomi Kreatif

“Event yang menampilkan beragam kegiatan antara lain, Kajian Islami, Khanduri Ramadhan, Kelas Kreatif, Penampilan Seni dan Budaya, serta Pesantren Kilat ini, telah memberikan kesan yang positif bagi para tamu undangan dan para pengunjung,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang pelaku UMKM yang jadi peserta Aceh Ramadhan Festival 2022, Farida mengaku omzet yang dia dapatkan selama kegiatan itu meningkat drastis, meskipun hanya berlangsung selama tujuh hari.

Ia berharap, Aceh Ramfest bisa digelar setiap tahun dengan durasi waktu yang panjang. Tentunya, kata dia, hal tersebut untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

“Harapan kita ini tetap diadakan dan kalau bisa waktunya diperpanjang, misalnya sampai dua minggu selama bulan suci Ramadhan,” kata Farida kepada acehtourism.travel.

BACA JUGA...  Layanan Pertanahan Dongkrak Nilai Ekonomi

Selama kegiatan tersebut, panitia Festival Ramadhan juga menggelar aneka perlombaan, mulai dari lomba azan, peh tem sahur, tahfiz, pidato dai dan lomba foto instagram dan video bagi content creator.

Adapun juara pertama lomba Adzan diraih oleh Muhammad Afif Surya, juara dua Fasbir Muzaffar dan juara ketiga Muhammad Sahli Nasution.

Kemudian juara pertama lomba Peh Tem Sahur diraih oleh Bom-bom, juara kedua Uno Mountain Company dan juara ketiga diraih oleh Ilham. Sementara, juara pertama lomba tahfiz diraih oleh Nufriza, juara dua Rafiqa Jannati dan juara ketiga Akila Tsmaratul.

Untuk juara pertama lomba pidato dai diraih oleh Ziaul Ramadhan, juara dua Muhammad Qalyubi dan juara ketiga Aisyah Nuha. [R]

Berita Terkait

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB