Tenang, Mapan dan Menguasai Teritorial, Bambang Ismawan Dinilai Paling Ideal Jadi Panglima TNI

Letnan Jenderal TNI Bambang Ismawan.

MEDAN (MA) Kehidupan demokrasi di Indonesia akan menghadapi tantangan besar di Pemilu 2024 yang akan datang. Indonesia untuk pertama kalinya menyelenggarakan pemilu serentak. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, juga pemilihan anggota DPD RI akan dilakukan secara serentak.

BACA JUGA...  677 Perkara telah Terdaftar pada Mahkamah Syar’iyah Jantho, Ini Perkara Yang Ditanganinya 

Sebanyak 18 partai politik nasional serta 6 partai lokal Aceh akan memperebutkan kursi legislatif pusat dan daerah. Selain itu, mereka juga akan berjuang memenangkan pasangan Capres-Cawapres yang diusungnya.

Pesta demokrasi 5 tahunan ini tentu saja membutuhkan peran-serta TNI sebagai Bhayangkari Negara yang turut serta mengawal pesta demokrasi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

BACA JUGA...  Hendri C Bangun Sang Pembela Wartawan Terpilih Sebagai Ketua PWI Pusat Periode 2023-2028

Namun, disaat yang bersamaan, di tubuh TNI akan terjadi suksesi kepemimpinan mengingat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono serta Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman akan memasuki masa pensiun pada November 2023 nanti.

Terkait dengan kondisi suksesi kepemimpinan di TNI itu, salah satu tokoh masyarakat Sumatera Utara, Haji Albiner Sitompul, mengatakan bahwa dengan berbagai tantangan yang ada, TNI membutuhkan sosok pemimpin yang bisa berperan sebagai dinamisator dan stabilisator untuk memastikan program pembangunan yang berkelanjutan.