“Kemudian kita meminta perusahaan supaya menerima usulan program CSR itu programnya minimal setengah dari program usulan Pemda, karena pada hari ini fiskal kita lemah dan sumber anggaran daerah sedikit sekali sehingga bisa dibantu melalui program CSR,” ujar Tarmizi.
Jangan sampai program CSR perusahaan diusulkan sendiri oleh pihak perusahaan secara menyeluruh, namun harus menerima setengah program Pemda untuk dilaksanakan melalui dana CSR walaupun nantinya dikelola oleh pihak perusahaan.
“Selanjutnya ada program Proyek Strategis Nasional (PSN) program prioritas Presiden seperti Sekolah Rakyat (SR) timbunannya dibantu, itu lah yang kita minta komitmen hari ini kita kumpulkan semuanya, nanti pada waktunya akan ada pertemuan lagi dengan direksi perusahaan untuk memperkuat komitmen ini,” ujarnya.
Tarmizi menyebutkan, ada dua perusahaan yang tidak bisa membantu PSN pemerintah seperti Sekolah Rakyat, kedua perusahaan tersebut adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Pertamina.
Respon dari perwakilan perusahaan yang hadir pada rapat tersebut kata Tarmizi sangat baik, namun pemerintah akan terus mengingatkan pihak perusahaan dan melakukan pengawasan secara ketat terlebih lagi yang berkaitan dengan lingkungan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















