Masyarakat Dukung Bupati Abdya Selesaikan Sengketa PT. CA

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khairul Amri, Juru Bicara AMT-CA. (Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Khairul Amri, Juru Bicara AMT-CA. (Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

BLANGPIDIE | MA —  Masyarakat Abdya mendukung sikap tegas Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin terhadap penyelesaian sengketa lahan dengan PT. Cemerlang Abadi (CA).

Dukungan itu, bahkan semakin menguat terhadap Instruksi Bupati kepada Kepala Dinas Pertanahan Abdya untuk segera menuntaskan sengketa lahan seluas puluhan hektar  itu.

Masyarakat menilai, instruksi bupati adalah salah satu langkah konkret Pemerintah daerah dalam menegakkan keadilan agraria dan melindungi hak-hak warga.

BACA JUGA...  MAG Laksanakan Proses Munik Ni Reje Haili Yoga - Muchsin Hasan Kin Ulu Rintah Aceh Tengah

Aliansi Masyarakat Tolak PT. CA (AMT-CA) menyatakan, mereka  berdiri di barisan yang sama dengan pemerintah daerah dalam upaya penyelesaian konflik lahan yang telah berlangsung lama.

Warga menilai, ketegasan Bupati Abdya mencerminkan keberanian politik yang selama ini dinantikan masyarakat, khususnya petani yang terdampak langsung oleh penguasaan lahan PT. CA.

“Kami mendukung penuh sikap tegas Bupati Abdya. Ini bukan sekadar pernyataan, tetapi keberpihakan nyata kepada rakyat. Sengketa lahan PT. CA harus diselesaikan secara adil, terbuka, dan berlandaskan hukum,” kata Khairul Amri, Juru Bicara AMT-CA, Jumat, (30/1/2026).

BACA JUGA...  Mahasiswa Unjuk Rasa, Rektor Unaya: Mereka Harus Jujur dan Berani untuk Kebenaran

Menurutnya, sengketa lahan antara masyarakat dan PT. CA telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang luas di Aceh Barat Daya.

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB