Tanggapi Riuhnya Publik Pasca Himbauan ke Dunia Penerbangan, Mawardi Ali: Tidak Semua Keputusan harus Lewat Musyawarah Besar

Minggu, 28 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali (kiri) didampingi GM Angkasa Pura II Yos Suwagiyono, memberikan konferensi pers terkait Himbuan menghentikan aktivitas penerbangan pada dua hari raya, Jumat, 26 Juli 2019. Foto: Mukhlisin.

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali (kiri) didampingi GM Angkasa Pura II Yos Suwagiyono, memberikan konferensi pers terkait Himbuan menghentikan aktivitas penerbangan pada dua hari raya, Jumat, 26 Juli 2019. Foto: Mukhlisin.

Kota Jantho (ADC) – Sejak beredarnya Himbauan Bupati Aceh Besar tentang penghentian sementara aktivitas penerbangan pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha selama 12 jam, dan konferensi pers yang digelar di Kediaman Mawardi Ali di Lambaro Aceh Besar, Jum’at, 26 Juli 2019 sore, menuai berbagai pandangan dari berbagai pihak.

Pandangan yang dimuat oleh sejumlah media masa terutama media on line, seakan menggiring isu, kalau Bupati Aceh Besar mengambil keputusan tentang Himbauan itu secara gegabah dan mengabaikan aturan, baik penerbangan internasional maupun Syariat islam. “Bupati Mawardi Ali tidak faham Syariat Islam” tulis salah satu media on line edisi Sabtu, 27, Juli 2019.

Disisi lain, Bupati Aceh Besar juga dituding seolah mengambil keputusan sendiri tanpa melibatkan pihak lain, terutama wakil bupati. Sebagaimana yang diberitakan oleh media salah satu media on line, terkait tanggapan Wakil Bupati Aceh Besar Waled Husaini A Wahab. Dimana wakil bupati mengaku tidak mengetahui adanya Himbauan tersebut.
Belum lagi sejumlah pihak yang menggiring bahasa himbauan menjadi larangan.

BACA JUGA...  Petani Meunasah Alue Dapat Bantuan Benih Padi

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, menyesalkan hal tersebut, karena apa yang telah dikeluarkannya dan ditujukan kepada Pengelola bandar udara internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, semata mata untuk mewujudkan harkat dan martabat daerah selaku daerah yang diberikan hak khusus oleh Pemerintah pusat di segi agama.

Menurut Mawardi Ali, Himbauan yang dikeluarkan bertanggal 24 Juli 2019 itu, seutuhnya adalah produk Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, namun manfaat yang diterima bukan hanya masyarakat yang ada di sekitar Bandara SIM Aceh Besar, melainkan juga bagi karyawan perusahaan pengelola Bandara SIM. Justeru lahirnya himbauan bernomor: 451/3442/2019, setelah mendapat masukan dari sejumlah pihak yang berhubungan dengan penerbangan dan pengelola Bandara bersangkutan.

“Himbauan yang kita keluarkan itu, bersifat mengimbau bukan melarang, dan apa yang kita keluarkan itu mendapat respon positif dari semua pihak yang berkaitan dengan aktivitas penerbangan,” demikian kata Bupati Mawardi Ali, yang dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Minggu, 28 Juli 2019.

BACA JUGA...  APBK-P Aceh Besar Tahun 2019 Disahkan, Belanjar Sentuh Angka Rp 2 T

Dipihak lain, Bupati Mawardi juga meminta kepada semua elemen agar isu keretakan antara dirinya dan wakilnya untuk tidak dibesar besarkan, karena semua itu bukan hal yang tabu yang harus diperbincangkan dan dijadikan konsumsi publik secara berkepanjangan. Jika hal itu yang selalu dikedepankan, dikhawatirkan akan berefek buruk bagi daerah dan kestabilan politik dan pembangunan Aceh Besar di Periode kepemimpinan tim Puteh ini.

“Tidak perlu diumbar umbarkan itu, yang penting semua pihak harus berpedoman pada aturan yang ada dan menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya,” demikian tegas Bupati Mawardi Ali.

Sebagaimana diketahui, pada Jumat 26 Juli 2019 lalu, Bupati Mawardi Ali, memggelar konferensi Pers di Kediaman pribadinya, terkait dengan himbauan penghentian aktivitas penerbangan dan seluruh aktifitas bandara take off (terbang) maupun landing (mendarat) dihentikan selama masa waktu 12 Jam mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB pada hari pertama lebaran (Idul Fitri dan Idul Adha) dengan tujuan untuk menghormati hari besar islam yang terdapat dua hari dalam setahun.

BACA JUGA...  Kankemenag Menyerahkan 43 Sertifikat Tanah Wakaf di Aceh Selatan 

Pada kesempatan itu, turut dihadiri oleh pihak Angkasa Pura II Bandar Udara SIM Blang Bintang Aceh Besar, Kanwil Kemenhumham Aceh, Imigrasi Aceh, pihak maskapai dan para Asisten Bupati, Kepala SKPK di jajaran Pemkab Aceh Besar.

Himbauan yang berkaitan dengan dunia penerbangan itu, bukan kali pertama dikeluarkan oleh Pemerintah Aceh Besar, tapi sebelumnya pada tahun 2018 juga telah mengeluarkan himbauan penggunaan hijab kepada pramugari maskapai yang beraktivitas di Bandara SIM. Himbauan itu mendapat respon positif dari berbagai kalangan dan hingga kini masih berlaku. (Dahlan)

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Rabu, 4 November 2026 - 08:15 WIB

Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB