Bustami Hamzah dan Kausar M Yus, sebagai nama-nama yang disebut dalam flayer, diharapkan dapat memberikan klarifikasi yang transparan kepada publik.
BANDA ACEH | mediaaceh.co.id – Skandal ‘Wastafel’ senilai Rp43,7 miliar rupiah itu, mengatrol sejumlah nama, dari tataran Politisi, Pejabat Pemerintahan dan warga Sipil sebagai pelaksana proyek itu kembali menggelontor, indikasi dugaan bau amis korupsi melekat.
Padahal dugaan rasuah itu terendus di medio 2019 – 2021 lalu, diperkuat dengan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Aceh. Pun begitu temuan tersebut bergeming.
Apa dan bagaimana, kisah Wastafel itu bisa ‘tidur pulas?’ hingga akun media sosial @bandet.apba mengunggah flayer yang menghebohkan dan menjadi viral.
Akun @bandet.apba mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera lakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA) periode 2019-2021.
Sebut saja, ada Bustami Hamzah, serta Kausar M Yus, bersama saudara kandungnya, diduga menjadi pelaksana proyek tersebut. Agar kasus Wastafel terang benderang.
Akun @bandet.apba menggelindingkan bola salju dan disambut netizen dan mendapat perhatian luas di media sosial. Apalagi itu, banyak pihak yang mempertanyakan integritas dan transparansi pelaksanaan proyek wastafel.




