Siapa Yang Order Handuk Melalui BRA Untuk Korban Konflik dan Eks Kombatan GAM

Selasa, 23 Maret 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus Syakya Meirizal

Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus Syakya Meirizal

Banda Aceh (MA) – Publik Aceh kembali dikejutkan dan dihebohkan dengan beredarnya informasi rencana adanya mata anggaran untuk mengorder pengadaan puluhan ribu handuk oleh Badan Reintegrasi Aceh (BRA) tercantum dalam Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBA Tahun Anggaran 2021.

Dapat dilihat dalam dokumen belanja bantuan sosial (Bansos) barang yang akan direncanakan diperuntukkan secara personal/individu tersebut, jelas sekali tertera jelas nama nama calon penerima manfaat dengan adanya alamat (May Name Bay Addres) serta keseluruhan jumlah yang bakal diterima semuanya dalam bentuk jenis barang pakaian berupa “Handuk Mandi”, berjumlah 280 hingga 350 lembar per individu.

Sedangkan untuk spesifikasi ukuran harga per 1 lembar sebesar 100 ribu, dengan total anggaran setiap individu, sangat bervariasi mulai dari 27 juta hingga 35 juta.

BACA JUGA...  Mewakili Almarhum Ayahnya, Yenny Wahid Terima Piagam Perdamaian Aceh dari BRA

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh Syakya Meirizal yang mempertanyakan rencana Bandan Reintegrasi Aceh (BRA) yang fokus secara khusus menangani masyarakat Aceh dan para eks sayab militer GAM (eks Kombatan GAM/TNA ) pasca Aceh Damai. Dengan telah menganggarkan puluhan ribu Handuk akan dibagikan untuk eks kombatan dan korban konflik Aceh.

“Kepada saudara kami rakyat Aceh dari kalangan eks kombatan GAM dan masyarakat Aceh korban konflik bersenjata. Dibawah tabel berikut ini kami tampilkan data data para calon penerima Bantuan Sosial yang akan direncanakan akan dibagikan secara personal/individu oleh BRA,”sebutnya.

Dirinya menambahkan, ada puluhan ribu lembar handuk yang akan diadakan pengadaan oleh BRA untuk disalurkan kepada masyarakat korban konflik dan eks kombatan GAM. Soal kepatutan dan kelayakan calon penerima, silakan di cros cek sendiri dengan di amati relevan apa tidak rasional.

BACA JUGA...  H. Mukhlis: Kami Alih Untuk Bangun Rumah Dhuafa 

Lanjutnya, yang menjadi pertanyaannya, apakah masyarakat korban konflik Aceh dan para eks kombatan GAM apa benar membutuhkan bantuan pakaian mandi Handuk tersebut?

Dan Benarkah Bansos dari BRA T/A 2021 ini sudah memenuhi aspek pemerataan dan rasa keadilan bagi setiap kalangan eks kombatan dan korban konflik di setiap daerah Kabupaten/Kota di Aceh?

Namun, Tambahnya, jika program ini tidak mampu menjawab persoalan substansial sebagai aspirasi bagi kalangan eks kombatan GAM dan masyarakat korban konflik Aceh, lalu publik patut curiga siapa yang bermain dengan order puluhan ribu pakaian handuk tersebut?, serta siapa mencari kepentingan terhadap program Handuk ini yang telah dianggarkan dalam kue APBA 2021 ditempatkan pada Pos Anggaran BRA.

BACA JUGA...  Nyak Sandang Penyumbang Pesawat RI-001 Ingatkan Jaga Kemerdekaan Indonesia

Jika hanya sekedar untuk menghambur-hamburkan uang, lebih baik takziah untuk korban perang di Aceh, untuk kepentingan oknum-oknum tertentu, maka Gubernur Aceh Nova, Sekda Taqwa dan Ketua BRA tentu wajib untuk mempertanggungjawabkan kepada seluruh rakyat Aceh,” demikian tulis Syakya Meirizal di laman facebooknya pada Selasa, (23-Maret 2021).

Sementara itu Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Sayed Fakhrurrazi hingga berita ini diturunkan belum membalas konfirmasi yang dikirimkan oleh beberapa media lokal Aceh, melalui pesan Whatsapp meskipun contreng dua dan terlihat online. (Iqbal).

Berita Terkait

Pemko Banda Aceh Gencarkan Screening HIV di Sekolah, Libatkan Ratusan Siswa
Jasad Wanita Asal Lamdingin Ditemukan Mengapung di Krueng Aceh
Beraksi Lagi, Residivis Spesialis Bobol Rumah di Banda Aceh Akhirnya Ditangkap
Satpol PP dan WH Banda Aceh Intensifkan Patroli Pengawasan Syariat Islam
APJI Aceh Kukuhkan Pengurus, Fokus Dorong Jasaboga Profesional
Polisi Bongkar Jaringan Curanmor, 9 Sepeda Motor Disita dari 20 TKP
SPPG Baru Hadir di Ateuk Munjeng, Program Makan Bergizi Gratis Kian Optimal
Masyarakat Keluhkan Pelayanan Oknum Petugas ASDP di Pelabuhan Ulee Lheue

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:05 WIB

Pemko Banda Aceh Gencarkan Screening HIV di Sekolah, Libatkan Ratusan Siswa

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:55 WIB

Jasad Wanita Asal Lamdingin Ditemukan Mengapung di Krueng Aceh

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:25 WIB

Beraksi Lagi, Residivis Spesialis Bobol Rumah di Banda Aceh Akhirnya Ditangkap

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:40 WIB

Satpol PP dan WH Banda Aceh Intensifkan Patroli Pengawasan Syariat Islam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:29 WIB

APJI Aceh Kukuhkan Pengurus, Fokus Dorong Jasaboga Profesional

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB