BANDA ACEH (MA) — Sejumlah pengguna jasa penyeberangan kapal yang dikelola PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh menyampaikan keluhan terhadap sikap seorang oknum pejabat bernama Yuni yang bertugas di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Oknum tersebut dinilai kurang ramah dan tidak bijaksana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Beberapa penumpang mengaku sering mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat berinteraksi dengan yang bersangkutan. Mereka berharap petugas pelayanan publik mampu menunjukkan sikap lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Seharusnya petugas pelayanan publik bersikap lebih bijak dan ramah, karena kapal yang dikelola adalah fasilitas publik. Pelayanan yang baik akan mencerminkan kualitas institusi,” ujar seorang pengguna jasa yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (17/01/2026).
Masyarakat juga berharap manajemen ASDP dapat mengevaluasi penempatan petugas di lapangan, khususnya pada posisi yang bersentuhan langsung dengan publik, agar kualitas pelayanan semakin meningkat.
Sumber tersebut menambahkan bahwa keluhan terhadap oknum petugas tersebut bukan kali pertama disampaikan. Menurutnya, sudah ada sejumlah laporan internal terkait sikap yang dinilai kurang profesional.




