Mentari pagi di Buket Meutuah menyinari harapan baru. TMMD Reguler Ke-123 membawa perubahan nyata, dari infrastruktur hingga semangat kebersamaan.
Geuchik Yasir bersyukur atas jalan baru yang memperlancar akses desa, sementara Pak Ucok dan Herwita menikmati manfaat nyata dari pembangunan ini. Kehadiran Komandan Korem 011/Lilawangsa menambah semangat prajurit yang bekerja untuk rakyat.
Brigjen TNI Yulistyanto menegaskan, TMMD bukan sekadar membangun fisik, tetapi menanamkan semangat gotong royong. Jejaknya tak hanya di tanah, tapi juga di hati rakyat.
Evaluasi
TMMD Reguler Ke-123 bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangkitkan semangat kebangsaan dan memperkuat karakter masyarakat. Partisipasi aktif warga mencerminkan sinergi erat antara TNI dan rakyat, menumbuhkan kembali gotong royong serta menghidupkan nilai-nilai lokal di tengah modernisasi.
Di Buket Meutuah, loreng TNI hadir bukan hanya melalui pembangunan jalan dan renovasi rumah, tetapi juga dalam kebersamaan dan semangat juang yang disemai. TMMD membuktikan bahwa pertahanan negara bukan hanya soal senjata, tetapi juga harapan dan pengabdian hingga ke pelosok negeri.
Bukan Sekedar Proyek
‘Jejak Loreng di Buket Meutuah Menyemai Asa di Tanah Perbatasan’ bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi wujud nyata pengabdian TNI AD. Setiap jalan yang dibuka dan rumah yang direnovasi menyimpan jejak kepedulian dan semangat kebersamaan.




