Gayo Lues, MEDIAACEH.co.id – Alhamdulillah setelah terbenam semalam dalam lumpur dan batu, mobil rombongan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, pada pagi hari dapat diselamatkan oleh rekan-rekan wartawan Kabupaten Gayo Lues, di gunung Tetumpun, Desa Ketungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Rabu (29/06/2022).
Informasi yang diterima media ini dari Sekretaris PWI Aceh Muhammad Zairin menyebutkan bahwa mobil milik PWI Aceh itu sudah dapat ditarik dari tempat terbenamnya, mobil rombongan Ketua PWI Aceh tersebut sempat terbenam semalam dalam lumpur dan batu.
Mobil yang ditumpangi Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin bersama sejumlah pengurus seperti Sekretaris Muhammad Zairin, Kasi Organisasi Muhammad Nazar Ahadi, Sekretaris Seksi Media Cetak Jalaluddin Zky dan Sekretariat Roni Chusmiran terbenam dalam lumpur longsor terjadi dalam perjalanan dari Banda Aceh menuju Kota Cane, Aceh Tenggara.
Rombongan Ketua PWI Aceh berkunjung ke Kota Cane dalam rangka melantik Ketua Aceh Tenggara terpilih periode 2022-2025. Dalam perjalanan dari Blang Kejeren ke Kota Cane sampai di gunung Putri Betung sekira pukul 23.30 WIB mobil yang dikemudikan oleh Jalaluddin Zky terperosok kedalam lumpur dan batu yang sedang turun dari gunung.
Saat kejadian kondisi sedang hujan bahkan diperkirakan sebelumnya rombongan Ketua PWI Aceh tiba dilokasi hujannya deras sehingga terjadi longsor lumpur dan batu menutup badan jalan.
“Sepertinya sebelum kami tiba tempat kejadian hujan disekitar lokasi sangat deras sehingga, menurunkan lumpur dan batu dari atas gunung yang katanya kerap memakan korban mobil yang melintas. Bahkan, belum lama ini satu unit mobil jenis Innova ikut terkubur di tempat ini,”” kata Muhammad Zairin.
Menurut keterangan masyarakat sekitar lokasi kejadian, di lokasi tersebut kerap terjadi longsor parah bahkan pernah menelan mobil mini bus jenis Innova. Maka, pemerintah sempat menempatkan dua unit alat berat untuk mengantisipasi bila terjadi longsor.
“Disini sudah menjadi langganan setiap hujan deras terjadi longsor bahkan sebelumnya satu unit mobil jenis Innova tertutup lumpur dan batu. Selama ini juga pemerintah menempatkan alat berat untuk mengantisipasi bila terjadi longsor namun, baru-baru ini alat berat tersebut dipindahkan ke tempat lain,” kata salah seorang masyarakat setempat Muktar.(R)




