Namun, menurutnya, upaya pengentasan kemiskinan tidak boleh berhenti hanya karena telah mencapai angka tertentu. Kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, termasuk aspek sosial, budaya dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Penanggulangan kemiskinan tidak boleh berhenti pada angka tertentu. Karena kemiskinan dapat memberikan dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat, baik dari aspek sosial, budaya maupun sumber daya manusia,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Aceh Selatan, Azhari, S.Ag., M.Si., mengatakan, TPKD Aceh Selatan akan memperkuat monitoring dan evaluasi terhadap berbagai program penanggulangan kemiskinan agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Ia menjelaskan, TPKD melibatkan berbagai unsur yang memiliki keterkaitan dengan upaya penanggulangan kemiskinan, mulai dari kepala OPD, unsur legislatif, para camat hingga unsur pers.
Dalam rakor tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan dari dua narasumber. Pemateri pertama, Kepala BPS Aceh Selatan Rumahorbo, menyampaikan materi mengenai pentingnya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam mendukung ketepatan sasaran program pemerintah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















