Sampah di Aceh Besar Timbulkan Bau dan Hilangkan Estetika Keindahan

Begitu juga saat bulan Ramadhan ini, sudah pasti produksi sampah terjadi peningkatan, kami mendesak Dinas Lingkungan Hidup jangan menunggu keluhan masyarakat, namun seharusnya sampah yang sudah lama menumpuk untuk diangkut segera dan dibuang ke TPA. Komitmen pemerintah Aceh Besar untuk penyelesaian masalah sampah kita hargai, namun harus dibarengi dengan bukti penangulangan sampah yang baik, dan sampahnya tidak menumpuk baru diangkut.

BACA JUGA...  Mahasiswa Unsyiah KKN BR066, Gelar Pelatihan Inovasi Ekonomi Kreatif di Meunasah Dayah

Penumpukan sampah di jalan terjadi, akibat tidak adanya bak sampah, sehingga sampah rumah tangga dan sampah pedangang di buang dipingir jalan. Persoalan sampah di Gampong sudah ditangani oleh gampong, dengan membentuk tim pengumpul sampah dengan dibebankan iuran setiap bulanannya.

Namun permasalahan tidak selesai disitu, karena sampah yang di angkut dari warga gampong, di buang di pengir jalan, karena tidak ada bak sampah yang besar sebagai penampung sementara, sehingga sampah yang dibuang dipingir jalan menunpuk, selanjutnya baru di angkut dengan truk Pemkab Aceh Besar untuk di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

BACA JUGA...  PWI-YEL Gelar Diskusi Publik, Akademisi: Daya Ungkit Ekonomi Aceh Lemah dan Rawan

Pemkab Aceh Besar, melalui Dinas Lingkungan Hidup seharusnya selain menambah sarana truk pengankut sampah, juga harus menyediakan bak sampah yang besar untuk di tempatkan titik tertentu sebagai penampung sampah yang selanjutnya baru dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir.