Biasanya truk sampah Pemkab Aceh Besar, dalam seminggu ada dua sampai tiga kali di angkut untuk di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun sudah dua minggu sampai saat ini sampah tersebut terus menumpuk dan bertambah banyak, hingga mengganggu pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Laporan | Syawaluddin
JANTHO (MA) – Sampah di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Timbulkan bau busuk dan hilangkan estetika keindahan di Makam Teuku Nyak Arif Kecamatan Krueng Barona Jaya.
Penumpukan sampah di pinggir jalan tersebut sangat mengganggu pengguna jalan, ditambah rasa bau tidak sedap, tentu akan berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar dan juga bisa terjadi kecelakaaan pengguna jalan, karena banyak sampah sudah menyebar diatas jalan.
Demikian penegasan Usman Lamreung, Pemerhati Pemerintahan, Civitas Akademisi Abulyatama dan Aktifis Sosial, pada mediaaceh.co.id, Jumat, 29 April 2021 di Seulimeum. Menurutnya; Sampah-sampah yang di buang masyarakat bercampur, sampah rumah tangga, juga sampah pedagang.
Biasanya truk sampah Pemkab Aceh Besar, dalam seminggu ada dua sampai tiga kali di angkut untuk di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun sudah dua minggu sampai saat ini sampah tersebut terus menumpuk dan bertambah banyak, hingga mengganggu pengguna jalan dan masyarakat sekitar.




