SAAT TANGAN BISNIS MENJADI ULURAN KEMANUSIAAN

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan kemanusiaan

Bantuan kemanusiaan

Di tengah keputusasaan itu, setiap bantuan terasa seperti cahaya kecil yang menyalakan kembali tenaga untuk bertahan hidup.

Ketika Korporasi Turun Tangan

DI KECAMATAN Sungaiyu, salah satu wilayah paling terdampak, bantuan datang dari PT Bahari Lestari Group bersama CV Akila. Kedua perusahaan ini tidak membawa spanduk atau seremoni besar. Mereka hanya hadir dengan paket sembako dan niat sederhana; menolong.

BACA JUGA...  PT PEMA Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh Tamiang

Ir. Ridwan, yang mewakili kedua perusahaan, terlihat mondar-mandir membantu proses penyaluran. Bajunya basah, sepatunya penuh lumpur, tapi wajahnya menahan getir ketika melihat langsung kondisi pengungsi.

Ia mengakui, di hadapan kehancuran sebesar ini, bantuan sembako yang dibawa mungkin sangat kecil. Namun ia menegaskan, kehadiran mereka adalah bentuk tanggung jawab sosial—dan lebih dari itu, bentuk solidaritas kemanusiaan.

BACA JUGA...  SAAT NEGARA MENYAPU LUMPUR

Isi Bantuan dan Alasan Mereka Hadir

BANTUAN yang dibawa meliputi; Beras, Minyak goreng, Telur, Gula, Mie instan, Roti kering dan Susu.

Sembako yang sederhana, tetapi di situasi ini, menjadi sumber daya untuk bertahan hidup.

Ridwan menyampaikan bahwa bantuan ini khusus difokuskan bagi masyarakat Sungaiyu yang kehilangan begitu banyak.

“Bantuan kami memang tidak seberapa dibandingkan penderitaan yang mereka alami. Banyak di antara warga kehilangan anak, orang tua, ibu, bapak, dan harta benda. Tapi kami hadir untuk meringankan beban itu, agar mereka bisa bertahan menjalani hidup sementara di penampungan dan tenda darurat.”

“Di lingkungan perusahaan, bantuan sosial bukan pilihan, tapi kewajiban. Harus berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat, terutama di saat seperti ini.”

Menjahit Ulang Rasa Aman

BACA JUGA...  Apa Kabar Jembatan [Dianggap] Kembar Aceh Tamiang?

Berita Terkait

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir
PMI Perkuat Pemulihan Air Bersih Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi: Solidaritas Kemanusiaan yang Menghidupkan Harapan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong

Berita Terbaru

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA

NANGGROE

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:41 WIB

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB

PEMERINTAHAN

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:58 WIB

RAGAM BERITA

Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:53 WIB

PERISTIWA

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:48 WIB