SAAT AIR TAK LAGI JINAK

Senin, 15 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sayed Zainal M, SH. Direktur Eksekutif LembAHtari. Di Pesantren Darul Mukhlisin Tanjung Karang Aceh Tamiang.

Sayed Zainal M, SH. Direktur Eksekutif LembAHtari. Di Pesantren Darul Mukhlisin Tanjung Karang Aceh Tamiang.

Kedua, restorasi ekosistem di kawasan DAS kritis. Rehabilitasi hutan tidak bisa hanya bersifat simbolik. Ia harus melibatkan masyarakat lokal sebagai penjaga sekaligus penerima manfaat.

Ketiga, revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menurut LembAHtari, perlindungan kawasan lindung dan daerah resapan air harus diperketat, bukan dilonggarkan atas nama investasi.

ANTARA INVESTASI DAN KESELAMATAN RAKYAT

BACA JUGA...  Tanggapi Persoalan Bakti, Tenaga Bakti Memang Tidak Digaji

ISU ini membuka perdebatan klasik: investasi versus keselamatan lingkungan. LembAHtari menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan keselamatan rakyat. Ketika bencana datang, yang pertama kali menjadi korban adalah masyarakat kecil yang tak punya pilihan selain tinggal di wilayah rawan.

“Pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan hanya akan menciptakan bencana yang berulang. Ini bukan anti-investasi, tetapi pro-keberlanjutan,” ujar Sayed.

ALARM YANG TAK BOLEH DIMATIKAN

BACA JUGA...  Sedimen Sungai Temerking Dikeruk, Tiga Desa Terbebas Banjir

PERNYATAAN LembAHtari sejatinya bukan hal baru. Peringatan serupa telah disuarakan bertahun-tahun. Namun setiap kali banjir surut, perhatian publik ikut surut. Aktivitas eksploitasi kembali berjalan, seolah alam memiliki daya pulih tanpa batas.

Banjir bandang Desember 2025 menjadi pengingat bahwa alam menyimpan ingatan panjang. Setiap pohon yang ditebang, setiap lahan yang dialihfungsikan tanpa perhitungan ekologis, akan kembali dalam bentuk bencana.

BACA JUGA...  Warga Terdampak Covid-19 di Pedalaman Aceh Utara Terima Bansos

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

HUKOM

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Sabtu, 24 Okt 2026 - 22:13 WIB

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB