Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlebih, pemerintah daerah menyatakan sebagian tambahan tersebut diarahkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Rincian program, kegiatan, serta besaran alokasi pada masing-masing perangkat daerah akan menjadi bagian penting dalam pembahasan perubahan APBK.

Anggaran Bertambah, Pengawasan Diperlukan

PERUBAHAN APBK Aceh Tamiang 2026 membawa tambahan belanja sekitar Rp101,19 miliar. Pada saat yang sama, struktur pendapatan mengalami pergeseran dengan turunnya proyeksi PAD dan meningkatnya pendapatan transfer.

BACA JUGA...  Melawan Lupa, Kisah Negeri Empat Mata Angin

Penerimaan pembiayaan juga bertambah setelah pemerintah daerah memasukkan SiLPA 2025 berdasarkan hasil audit BPK RI.

Pemerintah daerah menyatakan tambahan kemampuan fiskal tersebut akan digunakan antara lain untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Selanjutnya, angka-angka tersebut akan diuji melalui pembahasan DPRK bersama pemerintah daerah.

Yang menjadi perhatian bukan hanya besarnya tambahan anggaran, tetapi juga bagaimana setiap rupiah tambahan tersebut diterjemahkan menjadi program, kegiatan, dan belanja yang memiliki dasar hukum serta perencanaan yang jelas.

BACA JUGA...  PEMULIHAN YANG MENUNGGU KEPUTUSAN

Perubahan APBK pada akhirnya harus dapat menunjukkan hubungan yang terukur antara sumber pendapatan, kebutuhan belanja, program prioritas, dan hasil yang hendak dicapai.

Penulis : Syawaluddin

Editor : Syawaluddin Ksp

Sumber Berita: Ismail, SE. Wakil Bupati Aceh Tamiang

Berita Terkait

Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Pendapatan transfer naik, PAD justru turun. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengusulkan tambahan belanja untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui perubahan APBK 2026.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB

Buaya kembali muncul di sungai perkampungan Kedai Padang Kluet Utara dan Pasie Merapat Kluet Selatan, foto : mediaaceh.co.id

PEMERINTAHAN

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:42 WIB

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB