Resmi Ditutup, Festival Pulo Aceh Jadi Wadah Tingkatkan Prestasi Seni dan Budaya

Senin, 21 Maret 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Disbudpar Aceh Jamaluddin, menyerahkan sertifikat penghargaan.

Kadis Disbudpar Aceh Jamaluddin, menyerahkan sertifikat penghargaan.

Banda Aceh, (MA) Festival Pulo Aceh 2022 yang berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin berlangsung sukses. Kegiatan ini diharap mampu meningkatkan daya promosi wisata bahari di daerah kepulauan itu ke kancah nasional hingga Internasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan, kegiatan tersebut berlangsung sejak tanggal 18 hingga 20 Maret itu mendapat antusias tinggi dari masyarakat Pulo Aceh.

Sejumlah kegiatan seperti kemah seni, napak tilas, penanaman pohon, bersih-bersih pantai, foto contest, pertunjukan seni, lomba mewarnai dan Bazar UMKM menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar maupun wisatawan yang turut serta memeriahkannya.

BACA JUGA...  Atlet dan Jurnalis PON XXI Aceh-Sumut Bicara Toleransi Beragama di Aceh

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh seniman, komunitas, talent, peserta lomba, seluruh masyarakat Pulo Aceh yang telah mendukung mensukseskan kegiatan ini,” kata Jamaluddin usai menutup kegiatan itu, pada Minggu (20/3/2022).

Jamaluddin berharap event ini dapat dijadikan wadah untuk meningkatkan kapasitas dan meraih prestasi. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung industri kreatif berbasis seni dan budaya serta membangkitkan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA...  Almuniza Ajak Warga Gayo Kolaborasi Promosikan Budaya dan Pariwisata

Festival Pulo Aceh juga sebagai bentuk dukungan kongkrit pemerintah terhadap industri kreatif dan menjadi tonggak baru bagi sejarah perkembangan kesenian masyarakat, khususnya Pulo Aceh.

“Event ini dapat dijadikan wadah untuk meningkatkan kapasitas dan meraih prestasi yang lebih baik lagi kedepannya, guna mengembangkan seni budaya serta membangun karakter kedaerahan,” katanya.

Seorang pengunjung Festival Pulo Aceh, Said mendukung penuh kegiatan tersebut, dengan tujuan agar mempromosikan keindahan alam serta budaya dan seni Pulo Aceh ke mata dunia.

BACA JUGA...  Tim Basket 3×3 Putri DIY Raih Emas di PON XXI Aceh-Sumut

“Kami mendukung kegiatan ini, semoga kegiatan ini dapat mempromosikan daerah kami ke mata dunia, dan semoga kedepan event ini bukan hanya diselenggarakan di Aceh , tapi Go nasional dan mancanegara,” kata Said.

Para pengunjung yang hadir ke Festival Pulo Aceh juga menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga agar sektor pariwisata tetap eksis dengan disiplin menerapkan Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).[R].

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru