Relawan Pendidikan Bergerak, Aceh Tamiang Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah Pascabencana

Pemerintah Daerah Perkuat Gerakan Kolaboratif

PELEPASAN Relawan Pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang dilakukan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang, Sepriyanto, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan gerakan penanganan ATS secara kolaboratif.

Dalam pelaksanaannya, para relawan akan turun langsung ke lingkungan masyarakat untuk melakukan penjangkauan, verifikasi data, pendampingan, hingga membantu menghubungkan anak-anak dengan layanan pendidikan yang sesuai dengan kondisi mereka.

BACA JUGA...  Aceh Tamiang Terima Penghargaan Tertinggi Peringkat I Tata Kelola Keuangan Daerah

Perwakilan Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PNFI), Desi Elvera Dewi, mengatakan bahwa semangat utama Program Relawan Pendidikan ialah memastikan tidak ada anak kehilangan kesempatan belajar akibat kondisi sosial, ekonomi, maupun situasi bencana yang dialami.

Menurutnya, dalam banyak kasus pascabencana, anak-anak tidak hanya kehilangan rumah atau anggota keluarga, tetapi juga kehilangan akses pendidikan sehingga berisiko menjadi Anak Tidak Sekolah.

BACA JUGA...  LUMPUR YANG MENUNGGU NEGARA

“Relawan Pendidikan hadir bukan hanya untuk mendata, tetapi memastikan anak-anak tetap terhubung dengan harapan, layanan belajar, dan lingkungan yang peduli terhadap masa depan mereka,” ujar Desi.

Kepedulian Sosial Jadi Kunci Penanganan ATS