Ratusan Warga Rantau Pakam Antusias Ikut Vaksin

Ratusan Warga di Kampang Rantau Pakam, kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, antusias ikut pelaksanaan vaksinasi massal, di Gerai (tempat vaksin) Puskesmas Bendahara. Senin, 13 Desember 2021
example banner

 106 total views,  1 views today

[Ratusan Warga Rantau Pakam Antusias Ikut Vaksin]

banner 325x300

KUALASIMPANG (MA) – Ratusan Warga di Kampang Rantau Pakam, kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, antusias ikut pelaksanaan vaksinasi massal, di Gerai (tempat vaksin) Puskesmas Bendahara. Senin, 13 Desember 2021.

Gencarnya pelaksanaan vaksinasi tak lain untuk mencapai target penyelesaian pelaksanaan vaksin di Aceh Tamiang, dengan harapan di tahun 2022 warga Tamiang sudah tervaksin sebagai upaya penangkal penyebaran COVID-19.

Begitu dikabarkan Datok Penghulu (kepala desa) Kampung Rantau Pakam, Ruslan pada mediaaceh.co.id. di Rantau Pakam. “Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan Vaksin secara massal ini,” sebut Datok.

Ruslan menambahkan kegiatan Vaksinisasi ini merupakan program nasional dengan tujuan guna percepatan pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19 atau guna meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Keberhasilan Vaksin hari ini, sambung Ruslan tidak terlepas dari peran aktik Kapolsek Bendahara beserta jajarannya, Danramil Bendahara beserta jajarannya dan Camat Bendahara beserta jajaran.

“Terima kasih semua masyarakat saya yang telah ikut menyukseskan kegiatan vaksin ini dan terima kasih pihak Kapolsek Bendahara beserta jajarannya, Danramil Bendahara beserta jajarannya dan Camat Bendahara beserta jajaran yang ikut berperan aktif memberikan edukasi betapa pentingnya vaksin dalam rangka memutuskan mata penyebaran COVID-19,” ungkap Ruslan.

Menurutnya Vaksinisasi dilakukan merupakan salah satu langkah dalam bentuk ikhtiar untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 yaitu melalui langkah percepatan herd immunity.

Ruslan menambahkan dengan meningkatnya daya tahan tubuh setelah vaksin, maka diharapkan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan normal dan mengikuti peraturan Protokol Kesehatan (Protkes) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Setelah divaksin buka berarti kita harus abaikan Protkes. Kita tetap harus mengikuti Protkes, jangan lupa pakai masker! Selama belum tercapai kekebalan komunitas, maka pencegahan paling efektif adalah kepatuhan protokol kesehatan oleh seluruh lapisan masyarakat. Jadi kita harus secara bersama – sama untuk mematuhi Protkes,” ajak Ruslan.

Menurut Dia jumlah warganya yang wajib vaksin yaitu sebanyak 621 orang. Untuk saat ini warga yang sudah melakukan vaksin Dosis I yaitu sebanyak 345 orang dan Dosis II sebanyak 141 orang.

“Alhamdulillah saat ini untuk kampung saya sudah hampir mencapai 50 persen dari jumlah warga yang wajib vaksin,” sebutnya mengakhiri. [Syawaluddin].

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...