Ratusan Karyawan RS Arun Lhokseumawe Demo Tolak Kehadiran Rajib

Ratusan karyawan Rumah Sakit Arun Lhokseumawe melakukan aksi demo.

LHOKSEUMAWE (MA) Ratusan karyawan Rumah Sakit Arun Lhokseumawe melakukan aksi demo, mereka menuntut salah satu auditor eksternal bernama Rajid untuk di keluarkan, karena dianggap provokator perpecahan konflik di lingkungan rumah sakit. Senin (23/10/2023).

Aksi demo berlangsung di lingkungan Rumah Sakit, dikawal oleh puluhan personil dari Satpol PP. Turut di hadiri Anggota DPRK Lhokseumawe Faisal dari Partai Aceh.

Dihadapan manajemen baru rumah Sakit para pendemo bersorak meminta Rajid untuk angkat kaki dari lingkungan rumah sakit, karena selama ini sudah sangat meresahkan dan merusak sistem manajemen rumah sakit dengan melakukan perombakan posisi karyawan, mencampuri bagian medis yang bukan tugasnya dan juga menakut – nakuti karyawan pecat, bahkan sampai melakukan penutupan kantin rumah sakit.

BACA JUGA...  Pelepasan Raider Polres Bener Meriah Kopi Trail II oleh Kapolres Disaksikan Pj Bupati 

Selain itu, Rajib menjadikan rumah sakit sebagai ladang pencarian uang seperti pengumutan antara jemput pasien sebelumnya tidak ada biaya apa pun, kemudian mengurangi gaji karyawan.

“Rajib itu dosen di Universitas Malikussaleh kenapa ia mencampuri urusan disini, kami minta surat tugas tidak pernah di perlihatkan. Ia selalu mengatakan dirinya utus oleh Pj Walikota Lhokseumawe Imran mengurusi rumah sakit,” ungkap sejumlah pendemo.

BACA JUGA...  SMPN 1 Tanah Jambo Aye Serahkan Donasi Untuk Palestina

Selain itu, karyawan meminta Pj Walikota Lhokseumawe, untuk melakukan evaluasi terhadap Rajib agar tidak terjadi gejolak baru di rumah sakit.

Rajib diminta tanggapan terkait statusnya di Rumah Sakit Arun Lhokseumawe mengatakan, tanya ke PTPL.

“Kalau mau tau status saya tanyakan kepada pak boy,” katanya singkat, saat di temui di lokasi demo.

Selain itu Baihaqi, Direktur Pengembangan Usaha PTPL diminta konfirmasi terkait status Rajib menolak wawancara di dengan alasan mau shalat dulu. Ditunggu berjam – tidak kunjung keluar.

BACA JUGA...  Warga Nagrak minta PT KJA tak Rebut Tanah Masyarakat

Direktur Rumah Sakit Arun Lhokseumawe diminta konfirmasi terkait aksi demo juga menolak. Sampai berita ini tayang. (Mulyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *