Rahmatsah Desak Pemerintah Serius Tangani Nelayan yang Ditahan di Thailand

Jumat, 25 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmatsah.

Rahmatsah.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan hukum yang efektif serta keterlibatan aktif dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Thailand dalam memberikan bantuan konsuler, memastikan keadilan ditegakkan, dan memperjuangkan kemungkinan pengurangan hukuman atau bahkan pembebasan nelayan jika memungkinkan secara hukum.

Selain itu, Rahmatsah menuntut adanya transparansi informasi dari pihak pemerintah terkait perkembangan kasus hukum para nelayan. Menurutnya, komunikasi yang intensif antara konsulat dan keluarga sangat dibutuhkan untuk meredam kecemasan yang selama ini dirasakan.

BACA JUGA...  Usman Lamreung: Ini Alasan Pemerintah Menghadirkan Danantara

“Kami berharap ada kepastian mengenai pemulangan nelayan setelah mereka menyelesaikan proses hukum. Pemerintah harus memfasilitasi agar mereka bisa segera kembali ke tanah air,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Republik Indonesia agar hadir secara nyata dalam memberikan perlindungan hukum bagi warganya di luar negeri. Menurutnya, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap nelayan yang bekerja di wilayah perbatasan dan rentan terhadap tuduhan IUU Fishing yang kini menjadi isu global.

BACA JUGA...  Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Berita Terkait

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam
Buaya Muncul, Warga Resah

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB