Usman Lamreung: Ini Alasan Pemerintah Menghadirkan Danantara

Kamis, 27 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi Universitas Abulyatama Aceh (Unaya) Dr. Usman Lamreung, M.Si.

Akademisi Universitas Abulyatama Aceh (Unaya) Dr. Usman Lamreung, M.Si.

BANDA ACEH| MA — Akademisi Universitas Abulyatama Aceh (Unaya) Dr. Usman Lamreung, M.Si menilai Danantara hadir di tengah situasi ekonomi Indonesia yang tengah mengalami tantangan.

Untuk saat ini, tentu Indonesia membutuhkan dorongan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengingat beban utang yang cukup besar akibat kebijakan sebelumnya.

Apalagi kata Usman Lamreung, sebanyak Rp 800,33 triliun seperti banyak diberitakan utang dijadwalkan jatuh tempo pada 2025.

BACA JUGA...  Jalan Lintas Penghubung Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Perlu Pengaspalan 

“Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tentu pemerintah harus mengoptimalkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya dengan membentuk holding (perusahaan induk) sehingga nanti memperkuat leverage dari BUMN,” ujar Usman Lamreung.

Menurutnya Danantara dirancang untuk membantu pertumbuhan ekonomi agar mencapai 5 persen.

“Jadi, menurut saya keberadaan Danantara akan menjadi pendorong utama dalam proyek-proyek pembangunan strategis nasional,” ujarnya.

BACA JUGA...  19 Tahun Perdamaian Aceh: Sebuah Refleksi dan Harapan

Di jelaskan juga bahwa peran Danantara ini, akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Dapat bekerja sama dengan sektor pertambangan lokal

Lapangan pekerjaan yang tersedia akan berkaitan dengan proyek-proyek strategis yang dikelola oleh Danantara, seperti sektor pertambangan, energi terbarukan, dan ketahanan pangan.

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih
Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Berita Terbaru

TNI bersama warga Ase sedang melakukan pekerjaan pembangunan jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan Beton di Aceh Selatan 

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:36 WIB

KESEHATAN

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:27 WIB

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB