PWI Aceh Tamiang Imbau Warga Bijak Bermedsos di Tengah Pemulihan Pascabencana

PWI Aceh Tamiang juga mengingatkan bahwa narasi provokatif dapat memicu konflik horizontal antarwarga akibat kesalahpahaman informasi.

Kondisi ini dinilai dapat memperlambat proses pemulihan yang seharusnya menjadi fokus utama seluruh pihak.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip “saring sebelum berbagi” dalam bermedia sosial. Setiap informasi yang diterima perlu diverifikasi terlebih dahulu melalui sumber resmi pemerintah maupun media massa yang kredibel.

BACA JUGA...  DANA STIMULAN DICAIRKAN DUA TAHAP

PWI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan informasi yang berimbang, akurat, dan edukatif.

Peran media dinilai penting dalam menjaga kualitas informasi publik serta mencegah penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

Selain itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga ruang digital agar tetap sehat dan kondusif.

Semangat gotong royong serta dukungan terhadap upaya pemulihan dinilai menjadi kunci dalam mempercepat bangkitnya daerah dari dampak bencana.

BACA JUGA...  GOS Takengon Dipenuhi Kepsek, Guru Relawan Pascabencana Terima Penghargaan

Di tengah situasi pemulihan yang masih berlangsung, kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi menjadi tanggung jawab bersama.

Ruang digital yang sehat diharapkan dapat mendukung proses pemulihan, bukan justru memperburuk keadaan.